PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:13 WIB
loading...
PLN EPI Perluas Kemitraan...
Keikutsertaan PLN EPI dalam GHES 2026 menunjukkan komitmen perusahaan untuk tidak hanya menjaga keandalan pasokan energi primer saat ini, tetapi juga mempersiapkan sumber energi masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memperkuat pengembangan ekosistem hidrogen rendah karbon nasional melalui kerja sama internasional dan pengembangan rantai pasok pada ajang Global Hydrogen Ecosystem Summit & Exhibition (GHES) 2026 di Jakarta. Perseroan juga mendorong pemanfaatan biomassa sebagai bahan baku biohidrogen dan Sustainable Aviation Fuel (eSAF) untuk mendukung transisi energi nasional.

"PLN EPI terus mengembangkan portofolio energi primer rendah karbon dengan mengoptimalkan kekayaan sumber daya domestik, termasuk biomassa. GHES 2026 menjadi momentum untuk mempertemukan potensi bahan baku Indonesia dengan teknologi, investasi, dan pasar sehingga pengembangan biohidrogen serta eSAF dapat bergerak menuju implementasi yang nyata," kata Sekretaris Perusahaan PLN EPI Mamit Setiawan dalam keterangan pers, Sabtu (25/7/2026).

Partisipasi PLN EPI dalam GHES 2026 yang berlangsung pada 21–23 Juli di Jakarta International Convention Center (JICC) diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan perusahaan asal Singapura, eFuels SEA Pte. Ltd. Kerja sama tersebut mencakup penjajakan pengembangan rantai pasok hidrogen hijau lintas negara serta ekosistem e-fuels, mulai dari kajian bahan baku, teknologi produksi, model bisnis, hingga peluang pemasaran energi rendah karbon.

Baca Juga: PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa

Mamit mengatakan kolaborasi internasional diperlukan untuk mempercepat penguasaan teknologi, memperkuat kelayakan komersial, sekaligus membuka akses pembiayaan dan pasar energi bersih. Menurutnya, pengembangan hidrogen memerlukan ekosistem yang terintegrasi sehingga tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja.

Dalam forum tersebut, PLN EPI juga memaparkan strategi pengembangan bioenergi. Direktur Biomassa PLN EPI Hokkop Situngkir menjelaskan biomassa Indonesia memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi biohidrogen, biogas, biochar, eSAF, serta berbagai produk energi bernilai tambah selain dimanfaatkan untuk program co-firing pada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).


Pada hari ketiga penyelenggaraan, Vice President Strategi dan Pengembangan Bisnis Biomassa PLN EPI Anita Puspita Sari memaparkan strategi pemanfaatan biomassa sebagai sumber bioenergi yang dapat ditingkatkan menjadi biohidrogen guna mendukung dekarbonisasi sektor industri dan transportasi yang sulit dialihkan sepenuhnya ke elektrifikasi.

Baca Juga: PLN EPI Kebut Ekosistem Biohidrogen, Optimalkan 60 Juta Ton Biomassa

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia saat membuka GHES 2026 menyatakan hidrogen merupakan salah satu energi masa depan yang berpotensi memperkuat kemandirian energi nasional, mendorong hilirisasi industri, serta melengkapi pengembangan kendaraan listrik berbasis baterai. Pemerintah juga mendorong agar pengembangan hidrogen segera memasuki tahap implementasi proyek yang lebih konkret.

PLN EPI menilai pengembangan biohidrogen dan eSAF tidak hanya akan memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga membuka peluang investasi, menciptakan lapangan kerja hijau, meningkatkan daya saing industri, serta mendukung target Net Zero Emissions Indonesia pada 2060 atau lebih cepat melalui pemanfaatan biomassa sebagai salah satu fondasi energi rendah karbon.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PLN EPI Kebut Ekosistem...
PLN EPI Kebut Ekosistem Biohidrogen, Optimalkan 60 Juta Ton Biomassa
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki...
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki Pengembangan Rantai Pasok Hidrogen Hijau RI-Singapura
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
H2Uppp Menangkap Semangat...
H2Uppp Menangkap Semangat Tinggi Wujudkan Energi Hijau Hidrogen
PLN Indonesia Power...
PLN Indonesia Power Siap Tingkatkan Kapasitas SPBU Hidrogen Senayan
Australia Pelajari Stasiun...
Australia Pelajari Stasiun Hidrogen Pertama RI Milik PLN IP
Toyota Patenkan Skuter...
Toyota Patenkan Skuter Hidrogen dengan Konsep Tangki Bisa Diganti
JCB Hydromax, Mesin...
JCB Hydromax, Mesin Hidrogen 1.600 HP Siap Pecahkan Rekor Dunia
China Ngebut, Jepang...
China Ngebut, Jepang Bertahan, Eropa Ragu: Nasib Mobil Hidrogen Terpecah
Rekomendasi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Almarhum Juru Bicara...
Almarhum Juru Bicara IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Dibawa ke Jakarta Besok
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved