Feel Good Network Bangun Ekosistem Kreatif Asia Tenggara melalui Innercircle dan BRICKS
Senin, 27 Juli 2026 - 09:00 WIB
loading...
A
A
A
"Setiap agensi bisa menjelaskan apa yang mampu mereka lakukan. Namun hanya sedikit yang berani memberi tahu klien apa yang seharusnya dilakukan. Itulah percakapan yang ingin kami bangun di BRICKS. Kami mengukur keberhasilan bukan dari ruang lingkup pekerjaan, melainkan dari dampaknya terhadap kinerja bisnis," ujar Co-Founder & Managing Director BRICKS Stephanie Putri Fajar.
Baca Juga: Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Menurut Feel Good Network, kedua agensi tersebut akan bekerja bersama unit-unit spesialis lain dalam jaringan yang mencakup layanan kreatif lintas negara, budaya media sosial, ekosistem kreator, produksi konten, media, dan analisis data. Model tersebut memungkinkan klien memperoleh keahlian spesifik tanpa kehilangan kesinambungan strategi. Innercircle dan BRICKS juga telah berkolaborasi dalam proyek strategi dan data bersama Tokopedia dan TikTok Shop untuk agenda kerja jaringan pada 2026.
CEO Feel Good Network Wisnu Satya Putra mengatakan pertumbuhan bisnis harus dirancang melalui fondasi merek yang kuat, arah strategi yang jelas, serta kemampuan menerjemahkan ide menjadi hasil yang terukur di setiap tahapan pemasaran. Menurutnya, kombinasi kemampuan Innercircle dan BRICKS akan membantu jaringan menghadirkan pertumbuhan yang lebih cepat, terarah, saling terhubung, dan berkelanjutan bagi para klien.
Penunjukan tersebut menyusul ekspansi regional Feel Good Network ke Malaysia melalui peluncuran Tales Asia yang berbasis di Kuala Lumpur. Langkah itu menjadi bagian dari ambisi perusahaan membangun ekosistem kreatif Asia Tenggara yang mampu menjadi penghubung budaya antarnegara sekaligus mitra pertumbuhan bagi merek modern dengan memadukan relevansi regional, kelincahan agensi independen, standar perusahaan multinasional, dan keahlian spesialis.
Baca Juga: Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Menurut Feel Good Network, kedua agensi tersebut akan bekerja bersama unit-unit spesialis lain dalam jaringan yang mencakup layanan kreatif lintas negara, budaya media sosial, ekosistem kreator, produksi konten, media, dan analisis data. Model tersebut memungkinkan klien memperoleh keahlian spesifik tanpa kehilangan kesinambungan strategi. Innercircle dan BRICKS juga telah berkolaborasi dalam proyek strategi dan data bersama Tokopedia dan TikTok Shop untuk agenda kerja jaringan pada 2026.
CEO Feel Good Network Wisnu Satya Putra mengatakan pertumbuhan bisnis harus dirancang melalui fondasi merek yang kuat, arah strategi yang jelas, serta kemampuan menerjemahkan ide menjadi hasil yang terukur di setiap tahapan pemasaran. Menurutnya, kombinasi kemampuan Innercircle dan BRICKS akan membantu jaringan menghadirkan pertumbuhan yang lebih cepat, terarah, saling terhubung, dan berkelanjutan bagi para klien.
Penunjukan tersebut menyusul ekspansi regional Feel Good Network ke Malaysia melalui peluncuran Tales Asia yang berbasis di Kuala Lumpur. Langkah itu menjadi bagian dari ambisi perusahaan membangun ekosistem kreatif Asia Tenggara yang mampu menjadi penghubung budaya antarnegara sekaligus mitra pertumbuhan bagi merek modern dengan memadukan relevansi regional, kelincahan agensi independen, standar perusahaan multinasional, dan keahlian spesialis.
(nng)
Lihat Juga :