Unilever Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp2,1 Triliun di Semester I 2026

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:24 WIB
loading...
Unilever Indonesia Bukukan...
PT Unilever Indonesia Tbk. mencatatkan kinerja keuangan positif pada semester pertama tahun 2026. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Unilever Indonesia Tbk. mencatatkan kinerja keuangan positif pada semester pertama tahun 2026 dengan membukukan laba bersih dari operasi berkelanjutan sebesar Rp2,1 triliun atau tumbuh 10,2% secara tahunan (year-on-year/yoy). Capaian tersebut ditopang oleh pertumbuhan penjualan bersih dari operasi berkelanjutan yang mencapai Rp16,9 triliun atau naik 7,1% (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Kinerja semester pertama 2026 mencerminkan hasil positif dari upaya kami memperkuat fundamental bisnis. Kami berhasil mencatatkan pertumbuhan positif baik pada penjualan maupun laba, didukung oleh pertumbuhan volume yang kuat, yang mencerminkan semakin baiknya eksekusi di pasar," ujar Presiden Direktur Unilever Indonesia, Benjie Yap dalam keterangan resmi, Selasa (28/7/2026).

Benjie menjelaskan bahwa pertumbuhan penjualan domestik Perseroan naik 7,1% yang didorong oleh pertumbuhan volume dasar yang kuat sebesar 7,3%. Hasil ini menandai kuartal keempat berturut-turut bagi Perseroan dalam mencatatkan tren pertumbuhan positif, sekaligus mencerminkan pemulihan bisnis yang makin kokoh.

Baca Juga: Unilever Indonesia Catatkan Laba Bersih Rp2,2 Triliun di Semester I-2025

Dari sisi profitabilitas, margin kotor dari operasi berkelanjutan tercatat sebesar 46,6%, sedangkan margin laba sebelum pajak tetap terjaga di level 15,7%. Jika tidak memperhitungkan biaya transformasi bisnis, margin kotor Perseroan berada di angka 47,7% dan margin laba sebelum pajak meningkat 45 basis poin menjadi 16,7%.

Pertumbuhan kinerja perseroan ditopang oleh strategi pilar kategori produk melalui inovasi berbasis sains dan penciptaan permintaan yang mengutamakan pendekatan digital (social-first). Hasilnya, sebanyak 18 dari 24 merek portofolio utama Perseroan berhasil mencatatkan pertumbuhan penjualan sepanjang enam bulan pertama tahun 2026.



Selain inovasi produk, pemulihan kinerja didukung oleh penguatan saluran penjualan di seluruh kanal, baik pasar tradisional (General Trade) maupun modern (Modern Trade). Strategi perluasan jangkauan toko serta optimasi kanal e-commerce dan Health & Beauty berhasil meningkatkan ketersediaan produk dan keterlibatan konsumen di titik penjualan.

Baca Juga: Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun

Di tengah lingkungan usaha yang dinamis, Perseroan juga terus menerapkan disiplin efisiensi dan produktivitas biaya di seluruh lini operasional. Langkah penyesuaian harga yang terukur dan pengelolaan beban yang ketat dinilai efektif menjaga ketahanan profitabilitas bisnis di tengah tantangan kenaikan biaya operasional.

Manajemen Unilever optimistis pemulihan momentum pertumbuhan yang seimbang di seluruh kategori produk dan saluran penjualan akan memperkuat daya saing jangka panjang. Perseroan berkomitmen melanjutkan alokasi investasi pada merek-merek prioritas serta percepatan kapabilitas digital guna menciptakan nilai berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
Gelar RUPS Luar Biasa,...
Gelar RUPS Luar Biasa, Brigit Biofarmaka Teknologi Bahas Penyesuaian Klasifikasi Usaha
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
Perusahaan yang Sahamnya...
Perusahaan yang Sahamnya Dimiliki Kaesang Kesandung Kredit Macet, Utang Bank Tembus Rp2,8 Triliun
Lowongan Unilever Future...
Lowongan Unilever Future Leaders Programme 2026 Dibuka, Fresh Graduate dan Profesional Muda Bisa Daftar
Ingria Pratama Capitalindo...
Ingria Pratama Capitalindo Bukukan Kenaikan Laba Bersih 34 Persen di Kuartal III/2025
Laba Bersih IRRA Melonjak...
Laba Bersih IRRA Melonjak 924,6%, Tumbuh Pesat di Sektor Kesehatan
Rekomendasi
Sekolah Nasional Terintegrasi:...
Sekolah Nasional Terintegrasi: Investasi Besar yang Harus Dijaga Konsistensinya
Dari Tol ke Tanjakan...
Dari Tol ke Tanjakan Merbabu Lebih dari 92 Km/Liter: Bukti Teknologi DM Tak Cuma Andal di Jalan Datar
Penerbangan Netanyahu...
Penerbangan Netanyahu ke AS Melintasi Wilayah Udara Negara-negara Anggota ICC
Berita Terkini
Aktivitas Trading Token...
Aktivitas Trading Token Berbasis Saham AS Tumbuh di Kuartal II 2026
Praktis dan Cepat! BRI...
Praktis dan Cepat! BRI Multiguna Pre-Approved Hadirkan Solusi Finansial Spesial untuk Nasabah Terpilih
Diwarnai Kejatuhan 380...
Diwarnai Kejatuhan 380 Saham, Tren Pelemahan IHSG Berlanjut ke 6.130
Tetap Cerdas di Era...
Tetap Cerdas di Era Cashless, Begini Trik Jajan Nyaman Tanpa Bikin Dompet Kering
Rupiah Makin Loyo Imbas...
Rupiah Makin Loyo Imbas Pengunduran Diri Gubernur BI, Hari Ini Tembus Rp18.083/USD
Catat Kinerja Positif...
Catat Kinerja Positif di 2025, PIS Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Infografis
10 Pemain Tercepat di...
10 Pemain Tercepat di Piala Dunia 2026: Mbappe Kalahkan Haaland
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved