Bank Mandiri Kucurkan Kredit PEN ke Supplier Adhi Karya Rp1 Triliun
Rabu, 23 September 2020 - 13:45 WIB
loading...
Bank Mandiri menyediakan fasilitas kredit kepada supplier/subkontraktor PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyiapkan pembiayaan produktif dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) kepada supplier/subkontraktor PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Fasilitas kredit akan diberikan kepada supplier/subkontraktor yang mengerjakan proyek pembangunan jalan tol Banda Aceh-Sigli serta proyek depo & stasiun Light Rail Transit (LRT) Jabodebek.
Kerja sama pembiayaan ini ditandatangani oleh Direktur Utama Adhi Karya Entus Asnawi Mukhson dan Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Hery Gunardi yang disaksikan oleh Jajaran management Adhi Karya dan Bank Mandiri serta dilaksanakan secara virtual sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku, di Jakarta, Rabu (23/9/2020).
(Baca Juga: PEN Bank Mandiri: Ketika UMKM dan Pekerja Kembali Tersenyum)
Menurut Hery Gunardi, kerja sama antar-BUMN ini merupakan sinergi strategis untuk meningkatkan kelancaran roda bisnis secara keseluruhan, khususnya di bidang konstruksi dan mendukung kesuksesan program percepatan PEN.
"Inisiatif pembiayaan value chain ini diharapkan dapat membantu supplier/subkontraktor Adhi Karya dalam mendapatkan percepatan penerimaan pembayaran sehingga meningkatkan likuiditas keuangan dan kualitas pengadaan barang/jasa dalam kedua proyek besar yang masih berjalan tersebut," kata Hery dalam keterangannya.
Kerja sama pembiayaan ini ditandatangani oleh Direktur Utama Adhi Karya Entus Asnawi Mukhson dan Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Hery Gunardi yang disaksikan oleh Jajaran management Adhi Karya dan Bank Mandiri serta dilaksanakan secara virtual sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku, di Jakarta, Rabu (23/9/2020).
(Baca Juga: PEN Bank Mandiri: Ketika UMKM dan Pekerja Kembali Tersenyum)
Menurut Hery Gunardi, kerja sama antar-BUMN ini merupakan sinergi strategis untuk meningkatkan kelancaran roda bisnis secara keseluruhan, khususnya di bidang konstruksi dan mendukung kesuksesan program percepatan PEN.
"Inisiatif pembiayaan value chain ini diharapkan dapat membantu supplier/subkontraktor Adhi Karya dalam mendapatkan percepatan penerimaan pembayaran sehingga meningkatkan likuiditas keuangan dan kualitas pengadaan barang/jasa dalam kedua proyek besar yang masih berjalan tersebut," kata Hery dalam keterangannya.
Lihat Juga :