Sri Mulyani: Saya Siap Hadapi Resesi Indonesia

Jum'at, 25 September 2020 - 18:20 WIB
loading...
Sri Mulyani: Saya Siap...
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, Pemerintah siap menghadapi kondisi resesi, tapi tentunya dukungan dan kerja sama dari masyarakat sangat dibutuhkan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, sudah siap menghadapi resesi ekonomi yang dipastikan bakal terjadi di Indonesia. Belakangan, masyarakat dibuat bertanya-tanya mengenai definisi resesi. Dimana secara teknis, apabila pertumbuhan ekonomi negatif dua kuartal berturut-turut maka bisa dikatakan sedang mengalami resesi ekonomi.

"Pemerintah siap menghadapi kondisi resesi, tapi tentunya dukungan dan kerja sama dari masyarakat sangat dibutuhkan. Dengan saling percaya dan saling menjaga, saya percaya seluruh kebijakan akan dapat berjalan dengan lebih efektif," ujar Sri Mulyani dalam video virtual, Jumat (25/9/2020).

(Baca Juga: Airlangga Ikuti Sri Mulyani, Akui Ekonomi Indonesia Bakal Resesi )

Kata dia, Indonesia selama ini selalu mencapai pertumbuhan ekonomi 5%. Ini bukan hal yang mudah untuk dicapai. Pemerintah terang dia selalu mengevaluasi berbagai kebijakan untuk mencapai pertumbuhan yang tidak hanya baik, tapi juga sehat dan berkelanjutan

"Namun ketika pandemi Covid-19, tekanan ekonomi terjadi di seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia," ungkap mantan Direktur Bank Dunia tersebut..

Lebih lanjut Ia mencontohkan, kondisi India yang selalu memiliki pertumbuhan di atas Indonesia bahkan mengalami kontraksi hingga ke minus 23%. Indonesia, di kuartal ke-2 (Q2) 2020, mengalami pertumbuhan hingga minus 5,32%. Di kuartal ke-3 (Q3) juga diperkirakan masih mengalami pertumbuhan negatif, namun membaik.

"Tren perbaikan tersebut diharapkan terus berlanjut ke depan," harapnya.

(Baca Juga: Tak Ada yang Selamat dari Badai Corona, Menkeu: Semua Negara Bakal Resesi )

Menkeu memastikan, pemerintah terus mendorong pemulihan ekonomi menggunakan seluruh instrumen dan kebijakan untuk meminimalkan kemungkinan dampak terjadinya resesi. Menurutnya, pemerintah sudah pelajari sektor-sektor yang mungkin akan terdampak, mendiagnosa, lalu menyusun kebijakan yang bisa membantu sektor-sektor industri.

Terutama UMKM, dan juga bantuan sosial untuk kelompok masyarakat terbawah dan ini akan terus dievaluasi efektivitasnya. "Bagaimana cara perbaikannya menurutmu? Pertama, pastikan dan terus jaga protokol kesehatan agar angka penyebaran virus dan korban bisa dihentikan. Ini benar-benar kunci," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Antisipasi Krisis, Ini...
Antisipasi Krisis, Ini Isi Pertemuan Prabowo dan Tokoh Ekonomi Nasional di Istana
Naik Argo Bromo Anggrek...
Naik Argo Bromo Anggrek Sehari Sebelumnya, Sri Mulyani Berduka untuk Korban Tabrakan KA di Bekasi
1 Miliar Barel Minyak...
1 Miliar Barel Minyak Terguncang Selat Hormuz, Dunia Terancam Resesi
Peluang Resesi Indonesia...
Peluang Resesi Indonesia di Bawah 5%, Lebih Kuat dari AS, Kanada, dan Jepang
Sinyal Resesi Global...
Sinyal Resesi Global Menguat, Lonjakan Harga Minyak Dekati Ambang Batas Krisis
Pesta Elite, Resesi...
Pesta Elite, Resesi Sulit
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Pensiun Jadi Menkeu,...
Pensiun Jadi Menkeu, Sri Mulyani akan Ngajar di Oxford
Rekomendasi
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
Berita Terkini
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Infografis
Daftar Lengkap Staf...
Daftar Lengkap Staf Pelatih Timnas Indonesia Era John Herdman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved