Menko Airlangga: Batang Bakal Produksi 1 Juta Ton Alumina
Minggu, 27 September 2020 - 16:11 WIB
loading...
KEK Galang Batang sedang melaksanakan beberapa pembangunan infrastruktur dan utilitas kawasan serta ditargetkan akan melakukan ekspor perdana sebanyak 1 juta ton Smelting Grade Alumina (SGA). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah terus mendorong pembangunan kewilayahan melalui kebijakan percepatan pembangunan infrastruktur ekonomi. Salah satunya adalah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang di Bintan, Kepulauan Riau.
(Baca Juga: Mantul, KEK Galang Batang Bisa Serap Ribuan Tenaga Kerja )
Saat ini, KEK Galang Batang sedang melaksanakan beberapa pembangunan infrastruktur dan utilitas kawasan, refinery alumina, power plant, serta ditargetkan akan melakukan ekspor perdana sebanyak 1 juta ton Smelting Grade Alumina (SGA) pada tahun 2021.
“Ini adalah suatu milestone tersendiri karena sebelumnya kita hanya mengekspor bauksit. Sekarang bisa diproduksi di sini,” ujar Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat meninjau KEK Galang Batang, Minggu (27/9/2020)
Dia meminta PT Bintan Alumina Indonesia atas komitmennya selama ini sebagai pengembang Kawasan dan juga investor utama KEK Galang Batang. “Saya ucapkan selamat dan menunggu kapan bisa diresmikan karena aluminium adalah bahan yang banyak digunakan berbagai sektor bahkan sekarang otomotif pun sebagian menggunakannya,” terangnya.
(Baca Juga: Mantul, KEK Galang Batang Bisa Serap Ribuan Tenaga Kerja )
Saat ini, KEK Galang Batang sedang melaksanakan beberapa pembangunan infrastruktur dan utilitas kawasan, refinery alumina, power plant, serta ditargetkan akan melakukan ekspor perdana sebanyak 1 juta ton Smelting Grade Alumina (SGA) pada tahun 2021.
“Ini adalah suatu milestone tersendiri karena sebelumnya kita hanya mengekspor bauksit. Sekarang bisa diproduksi di sini,” ujar Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat meninjau KEK Galang Batang, Minggu (27/9/2020)
Dia meminta PT Bintan Alumina Indonesia atas komitmennya selama ini sebagai pengembang Kawasan dan juga investor utama KEK Galang Batang. “Saya ucapkan selamat dan menunggu kapan bisa diresmikan karena aluminium adalah bahan yang banyak digunakan berbagai sektor bahkan sekarang otomotif pun sebagian menggunakannya,” terangnya.
Lihat Juga :