Peringatan OJK, Waspadai Kondisi Perusahaan Pembiayaan

Senin, 28 September 2020 - 10:35 WIB
loading...
Peringatan OJK, Waspadai...
Foto/dok
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan kondisi perusahaan pembiayaan atau multifinance perlu diwaspadai hingga akhir tahun ini. Hal ini disebabkan pembiayaan bank yang masih selektif dan meningkatnya non-performing finance (NPF) atau kredit bermasalah.

Kepala Departemen Pengawasan IKNB 2B OJK Bambang W Budiawan mengingatkan hingga kuartal pertama tahun ini kondisi sektor multifinance masih positif. Ini terlihat dari sisi aset, piutang, dan laba. Namun, ini semua menanti perpanjangan program restrukturisasi karena akan ada tekanan berat pada multifinance dengan kondisi NPF saat ini. (Baca: Berkata Kotor dan Keji, Dosa yang Sering Diremehkan)

"Kami lakukan stres tes bila tekanan NPF yang meningkat. Kondisi permodalan multifinance yang sehat pada Juni sebesar 85% akan menurun, tergantung perpanjangan restrukturisasi. Bila penyaluran bank masih selektif dan NPF terus meningkat diperkirakan yang sehat turun menjadi hanya 70% sisanya sekarat," ujar Bambang dalam diskusi Special Dialogue yang digelar IDX Channel akhir pekan lalu.

Dia mengungkapkan multifinance banyak di segmen automotif, sedangkan saat ini sektor automotif anjlok cukup dalam karena banyak pabrik yang tutup sehingga diperkirakan negatif pertumbuhannya di akhir tahun ini. "Harapan kami multifinance bisa positif, tapi kita harus realistis. Kemungkinan pertumbuhannya negatif di akhir tahun ini," katanya.

Direktur Keuangan Adira Finance I Dewa Made Susila mengatakan hingga saat ini bisnis perseroan turun dalam kinerja aset. Hal ini karena ekspansi pembiayaan baru yang rendah. "Di sisi lain, hampir sepertiga nasabah kami minta restrukturisasi penundaan cicilan 3-6 bulan untuk pembayaran cicilan. Bahkan Mei, hanya 2/3 konsumen yang mampu mencicil," jelas Made. (Lihat videonya: Dua Kelompok Ormas di Bekasi Selatan Terlibat Bentrok)

“Meskipun ada relaksasi PSBB bisa sedikit menambah kemampuan tingkat pembayaran cicilan yang naik hingga ke 80-85% dari masa normal di kisaran 95-100%, saat ini kami tetap harus bayar berbagai cicilan juga ke bank, pasar modal, dan pemilik modal. Konsekuensinya sangat berat untuk pelaku multifinance," tegasnya. (Hafid Fuad)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
OJK Blak-blakan soal...
OJK Blak-blakan soal 4 Penyebab IHSG Ambrol Sejak Awal Tahun 2026
Porsi Free Float Dipenuhi...
Porsi Free Float Dipenuhi hingga 40%, OJK Ungkap Emiten Bakal Dapat Insentif Pajak
MNC Finance Bakal Tindak...
MNC Finance Bakal Tindak Tegas Pelanggaran Internal dan Eksternal dalam Proses Pembiayaan
KPK Telusuri Kredit...
KPK Telusuri Kredit Macet terkait Kasus LPEI
Ratusan Mahasiswa Surabaya...
Ratusan Mahasiswa Surabaya Ikuti Edukasi Asuransi yang Digelar BRI Insurance
OJK dan Bareskrim Usut...
OJK dan Bareskrim Usut Dugaan Pidana Pasar Modal, MA Pastikan Dana Nasabah Aman
Rekomendasi
Sidang Perdana Dokter...
Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar 2 Juli 2026, Roy Suryo Tunggu Praperadilan
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Periksa Hilman Latief,...
Periksa Hilman Latief, KPK Telusuri Pihak yang Inisiasi Pembagian Kuota Haji Tambahan
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Infografis
2 Raksasa Perusahaan...
2 Raksasa Perusahaan Rokok Setop Beli Tembakau Temanggung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved