Siap-siap! Ekonomi China Bangkit, Rupiah Jaya

Senin, 28 September 2020 - 09:04 WIB
loading...
Siap-siap! Ekonomi China...
Rupiah diprediksi mendapatkan sentimen positif dari kebangkitan industri Tiongkok. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi bakal memperoleh sentimen positif imbas dari bangkitnya ekonomi China pasca dihantam pandemi Covid-19. Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston mengatakan sentimen positif terlihat dalam pergerakan aset berisiko di pasar Asia pagi ini dengan indeks saham Asia mengalami penguatan dan nilai tukar regional juga menguat terhadap dolar AS.

"Sentimen positif didorong oleh data positif dari Tiongkok yang rilis di hari Minggu. Data profit industri Tiongkok mengalami pertumbuhan 19.1% di bulan Agustus," kata Ariston di Jakarta, Senin (25/9/2020).Baca Juga: Hari Ini, IHSG Diprediksi Bergerak di Zona Hijau

Menurut dia industri Tiongkok tercatat selalu mengalami pertumbuhan profit sejak bulan Mei setelah pandemi berakhir di Tiongkok yang menunjukkan pemulihan ekonomi di negara tersebut. Di sisi lain, pasar masih mewaspadai perkembangan pandemi yang masih terus menaik yang bisa mendorong pemerintah untuk menerapkan lockdown kembali sehingga bisa memperlambat pemulihan ekonomi dan menekan kembali aset berisiko. "Hari ini, rupiah bisa ikut terdorong menguat mengikuti sentimen positif ini dengan potensi kisaran di Rp14.750-Rp14.850 per dolar AS," katanya. Baca Juga: RI Diramal Terjun ke Jurang Resesi Kuartal III/2020, Ekonomi China Malah Juara
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
Rupiah Jebol Tembus...
Rupiah Jebol Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pelemahan Terburuk Sepanjang Sejarah
Rupiah Hampir Tembus...
Rupiah Hampir Tembus Rp18.000, Kapan Purbaya Pencet Alarm Darurat?
Rupiah Melemah Makin...
Rupiah Melemah Makin Dalam Diterpa Serangan AS ke Iran, Hari Ini Rp17.966/USD
Kurs Rupiah Ambruk ke...
Kurs Rupiah Ambruk ke Rp17.956 per Dolar AS, BI Angkat Suara
Rupiah Tembus Rp17.930...
Rupiah Tembus Rp17.930 per Dolar AS, Risiko Impor Minyak Makin Besar
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Bantah The Economist,...
Bantah The Economist, Ekonom : Kondisi Indonesia Relatif Lebih Baik
Rekomendasi
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
Eks Wakil Kepala BGN...
Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Masih Syok setelah Jadi Tersangka Korupsi
Berita Terkini
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved