Makin Ganas! Virus Corona Kembali Renggut Nyawa Pejabat RI

Senin, 28 September 2020 - 15:34 WIB
loading...
Makin Ganas! Virus Corona...
Virus corona kembali merenggut nyawa pejabat di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - RI kembali berduka atas meninggalnya salah satu pejabat di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akibat terinfeksi virus corona. Adapun yang meninggal tersebut merupakan pejabat eselon satu di KKP, yakni Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Dirjen PRL) Aryo Hanggono.

Aryo mengembuskan napas terakhir pagi tadi sekitar pukul 04.50 WIB di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat. Aryo meninggal di usia 55 tahun setelah sekitar dua pekan berjuang melawan Covid-19 . Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo pun mengungkapkan duka mendalam atas berpulangnya Aryo Hanggono. Baginya, Aryo tidak sekadar rekan kerja, tapi juga sahabat.

(Baca juga : Pemerintah Buka Peluang Turunkan Biaya Tes Swab )

"Selamat jalan sahabat... Saya berduka dan amat kehilangan. Terima kasih atas pengabdian, pertemanan, dan sederet karya yang telah ditorehkan. Istirahatlah dengan tenang. Pengabdian dan perjuanganmu akan kami teruskan," tulis Edhy di akun sosial medianya, Senin (28/9/2020).

Baca Juga: Siap-siap! Masker Kain Tanpa Label SNI Bakal Dilarang Beredar di Pasaran

Aryo Hanggono resmi menjabat Dirjen PRL sejak Maret 2020, setelah kurang lebih tiga bulan mengemban tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt).
Selama menjabat sebagai orang nomor satu di KKP, banyak kesan baik yang didapat Menteri Edhy dari sosok Aryo Hanggono.

Menurutnya, Aryo Hanggono pekerja keras, cerdas, dan taat beribadah. Aryo juga rendah hati, dan berdedikasi tinggi dalam menjalankan setiap tugas yang diemban. "Saya bersaksi, Pak Aryo Hanggono adalah orang baik, berdedikasi tinggi, religius, rendah hati, cerdas dan selalu total dalam bekerja. Bangsa ini khususnya Kementerian Kelautan dan Perikanan telah kehilangan salah satu orang terbaik. Orang yang mendedikasikan hidupnya untuk memikirkan tata kelola ruang laut Indonesia," tutur Edhy.

(Baca juga : Kebangkitan PKI: Kenyataan atau Ilusi )

Aryo Hanggono lahir di Bogor pada 23 Juli 1965. Dia menyelesaikan pendidikan sekolah dasar hingga SMA di Bandung. Lalu melanjutkan pendidikan tinggi di Institut Teknologi Bandung jurusan Teknik Planologi pada tahun 1989. Bukan Aryo Hanggono namanya bila tidak mementingkan pendidikan. Dia lanjut studi di Universite de Paris X-Nanterre, Prancis jurusan Geografi. Kemudian mengambil gelar doktor di kampus serupa.

Baca Juga: Gerindra Akui Edhy Prabowo Positif COVID-19 tapi Kondisinya Membaik

Aryo mulai menduduki posisi penting di KKP sejak tahun 2000. Jabatan pertamanya adalah Kepala Sub Direktorat Usaha Jasa Kelautan, Departemen Kelautan dan Perikanan. Karena berdedikasi tinggi, karirnya terus menanjak hingga akhirnya dilantik sebagai Dirjen PRL pada Maret 2020 oleh Menteri Edhy. Edhy berharap masyarakat ikut mendoakan Aryo. "Mohon doa tulus dari para sahabat semua, semoga Almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa. Aamiin...," harap Edhy mengakhiri kalimatnya.

Sementara itu, sejumlah pegawai KKP memberikan penghormatan terakhir saat mobil jenazah yang membawa Aryo melintasi kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan pagi tadi. Jenazahnya dimakamkan di TPU Pondok Ranggon sekira pukul 10.00 WIB tadi. Aryo Hanggono meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
KKP Pastikan Proyek...
KKP Pastikan Proyek Pagar Beton Cilincing Sudah Kantongi Izin
5 Pulau Indonesia Dijual...
5 Pulau Indonesia Dijual di Situs Asing, Salah Satunya Dihargai Rp2,67 Miliar
Dikepret Tarif Trump,...
Dikepret Tarif Trump, KKP Siap Cari Pasar Alternatif
Jaga Pertumbuhan Ekonomi...
Jaga Pertumbuhan Ekonomi Biru, Kadin-KKP Mitigasi Dampak Tarif Trump
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
KKP Tangkap Kapal Asing...
KKP Tangkap Kapal Asing Pengangkut 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal
Rekomendasi
Tak Ditahan, Roy Suryo...
Tak Ditahan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikenakan Wajib Lapor
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
MLSC All-Stars 2026:...
MLSC All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Berebut Gelar Juara di Kudus
Berita Terkini
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Infografis
Daftar Pejabat Amerika...
Daftar Pejabat Amerika Serikat yang Dilantik dengan Al-Quran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved