Survei BPS Membuktikan, Pasar Tradisional Paling Tak Patuh Protokol Kesehatan

Senin, 28 September 2020 - 17:41 WIB
loading...
Survei BPS Membuktikan,...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Lewat survei Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi Covid-19 secara online (daring), Badan Pusat Statistik (BPS) membeberkan informasi terkait penanganan pandemi. Dalam survei itu terungkap informasi mengenai persepsi kepatuhan dan efektivitas protokol kesehatan , persepsi, dan penilaian terhadap pandemi Covid-19.

Nah salah satu informasi yang mencengangkan dalam survei itu adalah masih banyaknya pasar tradisional yang tidak menerapkan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker ataupun mencuci tangan. ( Baca juga:Menko Airlangga: Perpres Roadmap Vaksinasi Covid-19 Sedang Disiapkan )

"Sebanyak 17,32% responden mengaku bahwa pasar tradisional atau pedagang kaki lima yang dikunjunginya tidak menerapkan protokol kesehatan sama sekali," ujar Kepala BPS Suhariyanto dalam video virtual, Senin (28/9/2020).

Selanjutnya 5,78% responden mengaku bahwa tempat ibadah yang dikunjunginya tidak menerapkan protokol kesehatan sama sekali. Lalu 1,40% responden mengaku bahwa pelayanan publik yang dikunjunginya tidak menerapkan protokol kesehatan sama sekali.

Serta 2,08% responden mengaku bahwa tempat kerjanya tidak menerapkan protokol kesehatan sama sekali. "Pandemi Covid-19 telah berlangsung sejak awal tahun 2020. Pemerintah telah melakukan beragam upaya dalam mencegah penyebaran virus ini," katanya.

Saat ini, beberapa upaya yang telah dilakukan pemerintah antara lain kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan adaptasi kebiasaan baru (AKB). Kebijakan tersebut mendorong masyarakat untuk menyesuaikan perilaku sesuai dengan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah. ( Baca juga:Dituding Gunakan Lagu Tanpa Izin, vivo Indonesia Gelar Penyelidikan )

"Selain itu, pandemi Covid-19 telah mengubah tatanan kehidupan masarakat, di saat aspek kehidupan masyarakat berubah secara cepat," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Ekspor April 2026 Melesat...
Ekspor April 2026 Melesat 21,98% Tembus Rp449.6 Triliun, Ini Penopangnya
Inflasi Indonesia Mei...
Inflasi Indonesia Mei 2026 Capai 3,08%, Ini Pendorongnya
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
Survei Nasional: 83,7...
Survei Nasional: 83,7 Persen Publik Puas Kinerja Pertamina
Hasil Survei, Kejagung...
Hasil Survei, Kejagung Jadi Lembaga Hukum Paling Dipercaya Anak Muda
Gebrakan Pelindo Diapresiasi,...
Gebrakan Pelindo Diapresiasi, Hasil Survei: 85% Lebih Pelanggan Puas
Rekomendasi
Biaya Operasional Tinggi,...
Biaya Operasional Tinggi, Gapasdap Minta Pemerintah Naikkan Tarif Angkutan Penyeberangan
Birokrasi dan Paradoks...
Birokrasi dan Paradoks Belanja Negara
Selain Bos Maktour,...
Selain Bos Maktour, KPK Panggil Tiga Saksi Lain Kasus Kuota Haji
Berita Terkini
Perkuat Ekosistem Pendidikan,...
Perkuat Ekosistem Pendidikan, BTN Teken MoU Strategis dengan UNAIR
Brantas Abipraya Kebut...
Brantas Abipraya Kebut Penyelesaian Akhir Sekolah Rakyat Jabar II, DPR Optimistis Segera Operasional
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Santai Seaplane Buka...
Santai Seaplane Buka Pangkalan di Banyuwangi, Perkuat Konektivitas Wisata Premium
IHSG Melesat 3,5 Persen,...
IHSG Melesat 3,5 Persen, Saham BUMN Jadi Motor Penguatan Bursa
Aksi Bersih dan Penghijauan...
Aksi Bersih dan Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved