Giliran Kang Emil Juarah, Anies Kepental, Khofifah Lewat, Ganjar Gak Masuk Itungan
Selasa, 29 September 2020 - 16:40 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Noneng, pihaknya melakukan beberapa strategi untuk meningkatkan memikat investasi. Di antaranya memberi keringanan pajak, permudah perijinan, serta membuka izin digital. Calon investor, tidak perlu datang ke Kantor dinas terkait untuk mengurus perizinan. Tetapi bisa dilakukan secara online.
Sebagai provinsi yang memiliki jumlah populasi terbanyak dan dengan tingkat produktifitas pekerja yang tertinggi terhadap nasional, ditambah dengan rata-rata pertumbuhan ekonomi yang secara rata-rata di atas pertumbuhan nasional, Jawa Barat menjadi pilihan yang menarik bagi tujuan investasi, baik bagi investor domestik maupun asing. ( Baca juga:Azerbaijan-Armenia Baku Bunuh, PBB Akan Gelar Pertemuan Darurat )
Tahun 2019, Jawa Barat berhasil meraih penghargaan Platinum Provinsi Besar kategori Investasi dalam Indonesia Attractiveness Award (IAI) dengan total nilai investasi sebesar Rp137,5 triliun, meningkat 17,54% dari realisasi tahun sebelumnya.
Bahkan di tengah pandemi, selama paruh pertama 2020, Provinsi Jawa Barat kembali menempati peringkat pertama realisasi investasi penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) senilai total Rp57,9 triliun.
Sebagai provinsi yang memiliki jumlah populasi terbanyak dan dengan tingkat produktifitas pekerja yang tertinggi terhadap nasional, ditambah dengan rata-rata pertumbuhan ekonomi yang secara rata-rata di atas pertumbuhan nasional, Jawa Barat menjadi pilihan yang menarik bagi tujuan investasi, baik bagi investor domestik maupun asing. ( Baca juga:Azerbaijan-Armenia Baku Bunuh, PBB Akan Gelar Pertemuan Darurat )
Tahun 2019, Jawa Barat berhasil meraih penghargaan Platinum Provinsi Besar kategori Investasi dalam Indonesia Attractiveness Award (IAI) dengan total nilai investasi sebesar Rp137,5 triliun, meningkat 17,54% dari realisasi tahun sebelumnya.
Bahkan di tengah pandemi, selama paruh pertama 2020, Provinsi Jawa Barat kembali menempati peringkat pertama realisasi investasi penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) senilai total Rp57,9 triliun.
(uka)
Lihat Juga :