Kantongi Tambahan Dana PEN, Bos BTN Pede Kejar Target Kredit Rp30 Triliun
Selasa, 29 September 2020 - 16:15 WIB
loading...
Dirut Bank BTN Pahala optimistis bisa memenuhi komitmen penyaluran kredit dari dana penempatan pemerintah dalam PEN usai mendapatkan tambahan penempatan uang negara. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN optimistis bisa memenuhi komitmen penyaluran kredit dari dana penempatan pemerintah dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) . Perseroan mendapatkan tambahan penempatan dana pemerintah sebesar Rp5 triliun, sehingga realisasi penempatan uang negara menjadi Rp10 triliun dari penempatan semula senilai Rp5 triliun.
(Baca Juga: BTN Optimistis Penyaluran Kredit dari Dana Titipan Pemerintah Tembus Target )
Direktur Utama (Dirut) Bank BTN Pahala Nugraha Mansury mengatakan, perseroan berkomitmen memenuhi target untuk menyalurkan pembiayaan hingga 3 kali lipat atau sebesar Rp30 triliun dari dana yang ditempatkan Pemerintah di Bank BTN.
"Dengan tambahan tersebut, maka target penyaluran kredit Bank BTN untuk program pemulihan ekonomi nasional menjadi Rp30 triliun," katanya di Jakarta, Selasa (29/9/2020).
Adapun porsi terbesar dari penyaluran pembiayaan tersebut adalah ke sektor perumahan sesuai dengan core business Bank BTN. Pahala menambahkan, perseroan akan terus berupaya memaksimalkan ekspansi kredit dengan tetap memperhatikan pengelolaan risiko yang baik.
"Dalam merealisasikan penyaluran kredit Bank BTN tetap memegang prinsip kehati-hatian agar rasio kredit bermasalah terjaga dan debitur juga tidak terbebani dengan cicilan di tengah kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini," terangnya.
Lebih lanjut, Pahala menjelaskan kredit kepada sektor properti yang disalurkan Bank BTN menyasar pada lebih dari 170 industri terkait di sektor pembangunan perumahan dan banyak menyerap tenaga kerja.
(Baca Juga: BTN Optimistis Penyaluran Kredit dari Dana Titipan Pemerintah Tembus Target )
Direktur Utama (Dirut) Bank BTN Pahala Nugraha Mansury mengatakan, perseroan berkomitmen memenuhi target untuk menyalurkan pembiayaan hingga 3 kali lipat atau sebesar Rp30 triliun dari dana yang ditempatkan Pemerintah di Bank BTN.
"Dengan tambahan tersebut, maka target penyaluran kredit Bank BTN untuk program pemulihan ekonomi nasional menjadi Rp30 triliun," katanya di Jakarta, Selasa (29/9/2020).
Adapun porsi terbesar dari penyaluran pembiayaan tersebut adalah ke sektor perumahan sesuai dengan core business Bank BTN. Pahala menambahkan, perseroan akan terus berupaya memaksimalkan ekspansi kredit dengan tetap memperhatikan pengelolaan risiko yang baik.
"Dalam merealisasikan penyaluran kredit Bank BTN tetap memegang prinsip kehati-hatian agar rasio kredit bermasalah terjaga dan debitur juga tidak terbebani dengan cicilan di tengah kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini," terangnya.
Lebih lanjut, Pahala menjelaskan kredit kepada sektor properti yang disalurkan Bank BTN menyasar pada lebih dari 170 industri terkait di sektor pembangunan perumahan dan banyak menyerap tenaga kerja.
Lihat Juga :