Ekraf dan Digital Jadi Andalan Ekonomi RI 2025, Menristek Siapkan Strategi Transformasi
Selasa, 29 September 2020 - 23:13 WIB
loading...
Menristek Bambang Brodjonegoro. Foto/SINDOphoto/Yulianto
A
A
A
JAKARTA - Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang Brodjonegoro mengatakan strategi pengembangan transformasi digital untuk pemanfaatan TIK telah disiapkan Pemerintah dalam 5 tahun ke depan.
“Mulai dari kondisi sekarang dan sesudah pandemi Pemerintah perlu masuk lebih cepat dalam mendukung pengembangan digital. Khususnya untuk pemanfaatan TIK. Pemerintah sudah mempunyai strategi pengembangan transformasi digital untuk 5 tahun ke depan," ujar Bambang sebagai key speaker dalam webinar ICONETSI 2020 yang digelar Swiss German University (SGU) di Jakarta, Selasa (29/9/2020). (Baca juga: Pelaku UKM Makin Melek Digital, 4,7 Juta Merchant Pakai QRIS )
Bambang juga menjelaskan strategi pengembangan transformasi digital 2020-2025 bertujuan menjadikan ekonomi kreatif (ekraf) dan digital sebagai sumber pertumbuhan Indonesia di tahun 2025.
Strategi tersebut dicanangkan bertahap dan diharapkan pada tahun 2035 menciptakan ekonomi kreatif dan digital yang menjadi penggerak ekonomi berbasis inovasi. "Berikutnya di tahun 2045, Indonesia menjadi salah satu pusat ekonomi kreatif dan digital kelas dunia," ujarnya.
Sementara itu, Rektor Swiss German University (SGU) Filiana Santoso dalam sambutannya menjelaskan sejak berdiri 20 tahun lalu, SGU mengedepankan mutu dan kualitas pendidikan.
“Mulai dari kondisi sekarang dan sesudah pandemi Pemerintah perlu masuk lebih cepat dalam mendukung pengembangan digital. Khususnya untuk pemanfaatan TIK. Pemerintah sudah mempunyai strategi pengembangan transformasi digital untuk 5 tahun ke depan," ujar Bambang sebagai key speaker dalam webinar ICONETSI 2020 yang digelar Swiss German University (SGU) di Jakarta, Selasa (29/9/2020). (Baca juga: Pelaku UKM Makin Melek Digital, 4,7 Juta Merchant Pakai QRIS )
Bambang juga menjelaskan strategi pengembangan transformasi digital 2020-2025 bertujuan menjadikan ekonomi kreatif (ekraf) dan digital sebagai sumber pertumbuhan Indonesia di tahun 2025.
Strategi tersebut dicanangkan bertahap dan diharapkan pada tahun 2035 menciptakan ekonomi kreatif dan digital yang menjadi penggerak ekonomi berbasis inovasi. "Berikutnya di tahun 2045, Indonesia menjadi salah satu pusat ekonomi kreatif dan digital kelas dunia," ujarnya.
Sementara itu, Rektor Swiss German University (SGU) Filiana Santoso dalam sambutannya menjelaskan sejak berdiri 20 tahun lalu, SGU mengedepankan mutu dan kualitas pendidikan.
Lihat Juga :