Ekraf dan Digital Jadi Andalan Ekonomi RI 2025, Menristek Siapkan Strategi Transformasi
Selasa, 29 September 2020 - 23:13 WIB
loading...
A
A
A
Pihaknya menggelar konferensi internasional ini untuk para peneliti, praktisi dan pemerintah agar mempresentasikan dan berdiskusi terkait penelitiannya.
“Konferensi ini bertujuan agar para ilmuwan, insinyur dan peneliti industri bersama-sama bertukar pikiran dan berbagi pengalaman dan hasil riset tentang berbagai aspek terkait teknik, ilmu pengetahuan dan riset sosial secara virtual,” ujar Filiana.
Dia juga mengatakan acara ini diharapkan memberi nilai tambah dalam menghadapi tatanan kebiasaan baru di tengah pandemi Covid-19 dan tuntutan akan adanya era Revolusi Industri 4.0. (Baca juga: Menkeu Bilang Ekonomi 2021 Belum Pasti Pulih, Pesimistis atau Realistis? )
Pemanfaatan TIK dapat membantu masyarakat memanfaatkan inovasi dan teknologi secara tepat. Tahap transformasi berarti penggunaan digital yang memunculkan jenis baru dari inovasi dan kreativitas. Sehingga tidak hanya sekedar meningkatkan metode tradisional.
Sinergi antara akademisi, peneliti, profesional, pengusaha, dan pengambil kebijakan akan menjadi motor penggerak dalam mewujudkan langkah kongkrit dalam pencapaian kualitas hidup masyarakat, melalui pertukaran informasi kegiatan inovasi, penelitian dan pengembangan.
“Konferensi ini bertujuan agar para ilmuwan, insinyur dan peneliti industri bersama-sama bertukar pikiran dan berbagi pengalaman dan hasil riset tentang berbagai aspek terkait teknik, ilmu pengetahuan dan riset sosial secara virtual,” ujar Filiana.
Dia juga mengatakan acara ini diharapkan memberi nilai tambah dalam menghadapi tatanan kebiasaan baru di tengah pandemi Covid-19 dan tuntutan akan adanya era Revolusi Industri 4.0. (Baca juga: Menkeu Bilang Ekonomi 2021 Belum Pasti Pulih, Pesimistis atau Realistis? )
Pemanfaatan TIK dapat membantu masyarakat memanfaatkan inovasi dan teknologi secara tepat. Tahap transformasi berarti penggunaan digital yang memunculkan jenis baru dari inovasi dan kreativitas. Sehingga tidak hanya sekedar meningkatkan metode tradisional.
Sinergi antara akademisi, peneliti, profesional, pengusaha, dan pengambil kebijakan akan menjadi motor penggerak dalam mewujudkan langkah kongkrit dalam pencapaian kualitas hidup masyarakat, melalui pertukaran informasi kegiatan inovasi, penelitian dan pengembangan.
(ind)
Lihat Juga :