Rawan Banjir, PLN Amankan Sistem Kelistrikan DKI Jakarta
Kamis, 01 Oktober 2020 - 16:53 WIB
loading...
A
A
A
Untuk memantau distribusi pasokan listrik untuk pompa air PLN memiliki fasilitas remote control yang langsung dipantau dari PLN Gambir. "Kami dilengkapi fasilitas remote control yang dioperasikan langsung dari kantor PLN di Gambir. Ada sekitar 6 pintu air yang diamankan," terangnya.
Baca Juga: Laku Keras, 367.000 Pelanggan Antre Diskon Tambah Daya Listrik PLN
Tak berhenti di situ, PLN juga membuat yang namanya Disaster Receiver Center (DRC) sebagai Pusat pemantauan kondisi sistem kelistrikan di DKI Jakarta. Selain itu, PLN Disjaya juga membentuk Detasemen Layanan Khusus 123 (Deyansus 123) dibarengi dengan pembentukan empat posko untuk melakukan koordinasi.
PLN juga menyediakan pusat layanan aduan selama musim penghujan guna membantu komunikasi dengan masyarakat bisa melalu PLN 123 hingga media sosial. Pihaknya juga mengajak pemangku kepentingan untuk ikut mensosialisasikan cara mengamankan instalasi listrik rumah apabila wilayahnya ikut diterjang banjir.Berdasarkan laporan PLN Disjaya, secara umum pasokan listrik sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan pelanggan DKI Jakarta. Rinciannya, beban listrik DKI Jakarta sebesar 4,7 gigawatt (GW) dengan supply cadangan masih cukup luber mencapai 11,5 GW.
Baca Juga: Laku Keras, 367.000 Pelanggan Antre Diskon Tambah Daya Listrik PLN
Tak berhenti di situ, PLN juga membuat yang namanya Disaster Receiver Center (DRC) sebagai Pusat pemantauan kondisi sistem kelistrikan di DKI Jakarta. Selain itu, PLN Disjaya juga membentuk Detasemen Layanan Khusus 123 (Deyansus 123) dibarengi dengan pembentukan empat posko untuk melakukan koordinasi.
PLN juga menyediakan pusat layanan aduan selama musim penghujan guna membantu komunikasi dengan masyarakat bisa melalu PLN 123 hingga media sosial. Pihaknya juga mengajak pemangku kepentingan untuk ikut mensosialisasikan cara mengamankan instalasi listrik rumah apabila wilayahnya ikut diterjang banjir.Berdasarkan laporan PLN Disjaya, secara umum pasokan listrik sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan pelanggan DKI Jakarta. Rinciannya, beban listrik DKI Jakarta sebesar 4,7 gigawatt (GW) dengan supply cadangan masih cukup luber mencapai 11,5 GW.
(nng)
Lihat Juga :