Kondisi Bursa Saham Belum Stabil, Investor Disarankan Main Jangka Pendek

Kamis, 01 Oktober 2020 - 20:22 WIB
loading...
Kondisi Bursa Saham...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Technical Analyst Sucor Sekuritas, Hendriko Gani, menyarankan kepada investor untuk melakukan trading jangka pendek untuk saat ini. Pasalnya, kondisi indeks harga saham gabungan (IHSG) saat ini kondisinya belum stabil.

"Untuk saat ini investor sebenarnya enak melakukan trading-trading jangka pendek ya," ujar Hendriko dalam acara 2nd Session Closing IDX Channel, Kamis (1/10/2020). ( Baca juga:Wakilnya Anies 'Ngemis' Dana BPJamsostek untuk Bank DKI )

Dia menambahkan, trading tersebut dapat dilakukan dalam satu sampai dua hari dengan menyasar ke saham-saham yang volatile, seperti saham di second liner atau third, bahkan juga di first liner.

"First liner beberapa juga mengalami kenaikan signifikan. Jadi masih bisa memanfaatkan momentum-momentum seperti itu. Cuma untuk jangka medium kita belum berani sarankan karena trennya IHSG belum benar-benar bagus untuk saat ini," kata dia.

Hendriko menambahkan, kenaikan IHSG hari ini digolongkan sebagai technical rebound, dan IHSG juga berpotensi untuk menguji level resistance di level 5.000. Namun, dari torehan positif IHSG hari ini, Hendriko menyebut kenaikan IHSG tidak didorong oleh saham-saham big caps, melainkan saham-saham yang berada di bawahnya. ( Baca juga:Guru Ngaji dan Honorer Harusnya Sejak Awal Covid-19 Dapat Perhatian )

"Kita lihat juga sebenarnya big caps yang sebenarnya mendorong pergerakan IHSG hari ini itu transaksinya tidak terlalu banyak dan didominasi second liner dan third liner," ucapnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Naik 2,07%, IHSG Balik...
Naik 2,07%, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000-an
Menakar Efek di Balik...
Menakar Efek di Balik Isu Pergantian Menkeu, Awas! Ganggu Kepercayaan Publik dan Investor
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Rekomendasi
Benarkah Muharram atau...
Benarkah Muharram atau Suro Bulan Keramat? Begini Pandangan Islam
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Berita Terkini
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
Infografis
Profil Gatot Nurmantyo,...
Profil Gatot Nurmantyo, Mantan Panglima TNI yang Masuk Bursa Menko Polkam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved