Duaaar!! Pemerintah Siapkan Suntikan Dana untuk Jiwasraya, Nilainya Lebih dari Tiga Kali Bailout Century
Minggu, 04 Oktober 2020 - 20:58 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersama dengan manajemen PT Asuransi Jiwasraya (Persero) telah menyiapkan skema restrukturisasi atau program penyelamatan untuk membantu nasabah polis tradisional dan JS Saving Plan. Dalam program itu, pemerintah memberikan penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp22 triliun kepada Jiwasraya melalui PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI).
Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Hexana Tri Sasongko mengatakan, penawaran PMN tersebut dilakukan pemerintah karena negara merupakan pemegang saham Jiwasraya. Dengan begitu, realisasi dana itu diyakini mampu menyelesaikan persoalan BUMN asuransi yang tengah dililit utang tersebut. ( Baca juga:Status Perusahaannya Bakal Diubah Menteri Erick, Bos Hutama Mengaku Belum Tahu )
"Total penawaran modal yang dilakukan pemerintah selaku pemegang saham melalui BPUI adalah sebesar Rp22 triliun. Ini perlu didahului oleh program penyelamatan Jiwasraya agar dana Rp22 triliun tadi mencukupi untuk menyelesaikan semua permasalahan," ujar Hexana saat konferensi pers secara virtual, Jakarta, Minggu (4/10/2020).
Adapun dana tersebut akan diberikan Rp12 triliun pada tahun 2021 dan Rp10 triliun pada tahun 2022. Nilai PMN itu lebih dari tiga kali jumlah bailout yang diberikan pemerintah kepada Bank Century yang mencapai Rp6,7 triliun.
Sementara itu, Direktur Utama PT BPUI Robertus Bilitea menyatakan, PMN ini akan digunakan untuk mendirikan perusahaan asuransi baru bernama IFG Life. Nantinya, polis nasabah Jiwasraya akan dialihkan ke perusahaan baru ini.
Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Hexana Tri Sasongko mengatakan, penawaran PMN tersebut dilakukan pemerintah karena negara merupakan pemegang saham Jiwasraya. Dengan begitu, realisasi dana itu diyakini mampu menyelesaikan persoalan BUMN asuransi yang tengah dililit utang tersebut. ( Baca juga:Status Perusahaannya Bakal Diubah Menteri Erick, Bos Hutama Mengaku Belum Tahu )
"Total penawaran modal yang dilakukan pemerintah selaku pemegang saham melalui BPUI adalah sebesar Rp22 triliun. Ini perlu didahului oleh program penyelamatan Jiwasraya agar dana Rp22 triliun tadi mencukupi untuk menyelesaikan semua permasalahan," ujar Hexana saat konferensi pers secara virtual, Jakarta, Minggu (4/10/2020).
Adapun dana tersebut akan diberikan Rp12 triliun pada tahun 2021 dan Rp10 triliun pada tahun 2022. Nilai PMN itu lebih dari tiga kali jumlah bailout yang diberikan pemerintah kepada Bank Century yang mencapai Rp6,7 triliun.
Sementara itu, Direktur Utama PT BPUI Robertus Bilitea menyatakan, PMN ini akan digunakan untuk mendirikan perusahaan asuransi baru bernama IFG Life. Nantinya, polis nasabah Jiwasraya akan dialihkan ke perusahaan baru ini.
Lihat Juga :