Luhut Ngeluh, Gara-gara Wisata Sepi Bali Tiap Bulan Rugi Rp9 Triliun

Rabu, 07 Oktober 2020 - 17:09 WIB
loading...
Luhut Ngeluh, Gara-gara...
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan megeluhkan sepinya wisatawan yang berkunjung ke Bali baik dari dalam maupun luar negeri. Menurut dia gara-gara sepinya wisatawan yang berkunjung, Bali harus menelan kerugian mencapai Rp9 triliun per bulan.

"Kunjungan wisman turun hingga 99%, dan Bali merugi Rp9 triliun per bulannya," ujar Luhut dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Rabu(7/10/2020). Baca Juga: Wisman Masih Minim, Pemulihan Pariwisata Bakal Butuh Waktu Lama

Dia menandaskan dampak yang ditimbulkan dari anjloknya sektor wisata ialah turunnya aktivitas ekonomi di Bali. Rinciannya, Kuartal I/2020 ekonomi di Bali minus 1,14% dan terus merosot hingga Kuartal II/2020 lebih parah yaitu minus 10%.(Baca juga : Covid-19 Makin Ganas, Sri Mulyani: Tidak Ada Satupun Negara Bisa Bebas )

Dalam upaya membangkitkan kembali sektor pariwisata, pemerintah meluncurkan program PEN padat karya restorasi terumbu karang di Bali. Luhut berharap melalui program tersebut ekonomi dapat terus bergerak khususnya bagi pelaku UMKM.

"Program PEN ini menjadi respons atas penurunan aktivitas masyarakat yang berdampak pada ekonomi dan khususnya sektor informal dan UMKM. Salah satu targetnya adalah Provinsi Bali yang bergantung pariwisata," tandas Luhut.Baca Juga: Malu Dong! Orang Kaya Kok Beli Gas Melon di Warung

Luhut melaporkan program PEN dengan anggaran Rp111,23 miliar dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk terumbu karang tersebut akan dimulai dari perairan Nusa Dua, lalu daerah Sanur, Serangan dan seterusnya dengan luas 50 hektar. Potensi serapan kerjanya adalah sekitar 11.300 orang dari berbagai level dan kalangan. "Saya lapor ke Presiden Jokowi tahun depan kalau bisa sampai lanjut ke beberapa ratus hektar. Sekaligus menunjukkan seriusnya pemerintah memperbaiki ekosistem laut. Jadi perbaikan ekonomi dan pemulihan ekosistem bisa berjalan seiring," tandas Luhut.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
PFII Ditargetkan Beroperasi...
PFII Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini, Purbaya Bocorkan Penentuan Lokasi
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
Liburan Pertama Alyssa...
Liburan Pertama Alyssa Daguise Bareng Baby Soleil ke Bali, Potretnya Bikin Gemas
Raja Adat dan Sultan...
Raja Adat dan Sultan Bali Temui KSP di Istana, Minta Prabowo Segera Realisasikan Bandara Bali Utara
Rekomendasi
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
Diterima di FMIPA ITB,...
Diterima di FMIPA ITB, Andromeda Diantar Keluarga Naik Bajaj dari Yogya untuk Kuliah di Bandung
Ditransfer Ruben Onsu...
Ditransfer Ruben Onsu Rp75 Juta, Sarwendah Dikabarkan Protes
Berita Terkini
Beli Rumah Bukan Lagi...
Beli Rumah Bukan Lagi Mimpi! BRI x REI Expo Semarang 2026 Hadirkan KPR Super Ringan
Petani Sawit Tagih Bukti...
Petani Sawit Tagih Bukti di Balik Klaim Sukses DSI Tutup Gap Harga Ekspor
Danantara Puji Transformasi...
Danantara Puji Transformasi Digital Jasa Marga Tollroad Command Center
Tumbuh Bersama GrabModal:...
Tumbuh Bersama GrabModal: Dari Rumah Kontrakan, Mama Khas Banjar Kini Punya Belasan Karyawan
Ingin Masuk di Pasar...
Ingin Masuk di Pasar Global? Pakar Ungkap Kunci Brand Indonesia Bisa Mendunia
IHSG Sesi Siang Terjun...
IHSG Sesi Siang Terjun Bebas 1,75% ke 6.204, Transaksi Tembus Rp10,4 Triliun
Infografis
Penerima LPDP Mangkir...
Penerima LPDP Mangkir Tak Mau Pulang, Negara Rugi Rp1,2 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved