Petani Kopi Milenial dari Gunung Arjuno, Raih Omzet Ratusan Juta per Bulan

Sabtu, 10 Oktober 2020 - 03:00 WIB
loading...
Petani Kopi Milenial...
Ibu-ibu melakukan proses pascapanen kopi di Desa Sekarmojo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Menjadi petani bukan lagi sebuah hal yang tabu bagi para milenial. Sudah banyak anak muda yang kini terjun ke bidang pertanian dan memanen sukses dari kerja kerasnya.

Salah satunya adalah Heri Tahan Muji, petani milenial asal Desa Sekarmojo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Anak muda ini sukses mengembangkan komoditas perkebunan yang juga tengah digemari saat ini, yaitu kopi .

"Saya menanam kopi mulai tahun 2002 sampai sekarang," ujar Heri saat dihubungi SINDOnews, Jumat (9/10/2020). Heri merupakan anggota Kelompok Tani Candi Mulyo, yang merupakan Binaan Ditjen Perkebunan pada program Sertifikasi Desa Pertanian Organik Berbasis Komoditas Perkebunan.

(Baca Juga: Membangkitkan Petani Milenial)

Heri menuturkan, dirinya mulai menanam kopi bersama anggota kelompok tani lainnya mulai dari luasan 1 hektare (ha) dan saat ini telah berkembang mencapai 15 ha.

Pada awalnya, kata Heri, kelompoknya menjual kopi dalam bentuk mentah kepada tengkulak dengan harga yang relatif murah, yaitu Rp5.000/kg untuk jenis robusta dan Rp8.000/kg untuk jenis arabika. "Kami menjual kopi dalam bentuk buah cerry karena tidak memiliki pengetahuan serta peralatan pascapanen," katanya.

Namun, berkat bantuan pemerintah, dalam hal ini Direktorat Jenderal Perkebunan pada Program Sertifikasi Desa Pertanian Organik Berbasis Komoditas Perkebunan, kelompoknya memperoleh bantuan peralatan pascapanen dan pemasaran.

Pelan tapi pasti, Heri yang ditugasi kelompoknya di bagian pascapanen dan pemasaran mulai mengolah kopi produksi kelompok taninya. Kini Kelompok Tani Candi Mulyo dapat menghasilkan kopi dengan berbagai jenis olahan, mulai dari natural, semiwash, fullwash, wine dan honey, baik robusta maupun arabika.

Semua hasil panen kopi anggota kelompok tani dibeli oleh Heri untuk diproses hingga menjadi kopi yang enak dan nikmat. Dalam satu bulan Heri mampu menjual kopi hingga 2.500 kg dengan omzet rata-rata Rp100 jutaan.

(Baca Juga: Nikmat, di Tengah Pandemi Industri Kopi Bisa Seruput Devisa USD211 Juta)

Tak hanya mendatangkan berkah bagi petani kopi di daerahnya, kerja keras anak muda ini juga membuka lapangan pekerjaan bagi ibu-ibu dan pemuda di sekitarnya. Mereka dipekerjakan membantu proses pascapanen mulai dari sortasi buah, fermentasi, Soratasi biji, sangrai, packing, promosi dan pemasaran.

Heri menamai kopi produksinya "Kopi Lesung Arjuno". Kopi berkualitas premium yang ditanam di lereng Gunung Arjuno ini disebut memiliki rasa yang khas dan berkarater. Kopi Lesung Arjuno yang dibudidayakan oleh Kelompok Tani Candi Mulyo ini bahkan telah mengantongi sertifikat organik berstandar Eropa.

Sumbangsih para milenial di sektor pertanian ini diapresiasi Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo. Mentan menyatakan bahwa peran petani milenial amat dinanti negara untuk bisa menciptakan inovasi dari hulu ke hilir, sehingga menciptakan nilai tambah komoditas pertanian. "Para petani milenial harus terus didukung agar bisa memacu tumbuhnya petani-petani muda yang baru," tandasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Surabaya Jadi Kota Pertama...
Surabaya Jadi Kota Pertama Indonesia Coffee Expo 2026, Hadirkan Pengalaman Interaktif bagi Pengunjung
WORCAS Gala Dinner 2026...
WORCAS Gala Dinner 2026 Tandai 91 Tahun Perjalanan Menjaga Keaslian Kopi Luwak
Perluas Jangkauan Kopi...
Perluas Jangkauan Kopi Berkualitas, Ja~di Hadir lewat Ratusan Gerai Alfamidi
Ekspor Tembus Rp27,4...
Ekspor Tembus Rp27,4 Triliun, Amran Percepat Hilirisasi Kopi
Prabowo Terbang ke AS...
Prabowo Terbang ke AS Bertemu Trump, Amankan Pembebasan Tarif CPO dan Kopi
Bidik Generasi Muda,...
Bidik Generasi Muda, Gould Coffee Usung Konsep Kafe Australia
Kisah Kombes Agustinus...
Kisah Kombes Agustinus Christmas, dari Mengajar Mahasiswa hingga Dijuluki Jenderal Kopi
Tren Kedai Kopi dan...
Tren Kedai Kopi dan Makanan Melonjak, Dorong Transformasi Industri F&B
Mahasiswa Indonesia-Thailand...
Mahasiswa Indonesia-Thailand Pelajari Rantai Pasok Kopi Jawa Lewat Short Course UNEJ
Rekomendasi
DPW PPP Banten Targetkan...
DPW PPP Banten Targetkan Tambah Kursi Legislatif pada Pemilu 2029
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
AEF/MANTENA Cup Jadi...
AEF/MANTENA Cup Jadi Ajang Persiapan Atlet Berkuda Indonesia Menuju Asian Games 2026
Berita Terkini
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
Infografis
Rp708 Juta per Jam,...
Rp708 Juta per Jam, Biaya Operasional F-35 Israel Sekali Terbang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved