Unpad Gelar Forum Hasil Penelitian Manajemen Bertaraf Internasional
Sabtu, 10 Oktober 2020 - 05:01 WIB
loading...
FEB Universitas Padjadjaran (Unpad) kembali menggelar The Global Advance Research Conference on Management and Business Studies (Garcombs). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Program Studi Doktor Ilmu Manajemen (DIM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Padjadjaran (Unpad) kembali menggelar The Global Advance Research Conference on Management and Business Studies (Garcombs). Konferensi bertaraf internasional tersebut rencananya akan digelar secara virtual pada Sabtu (24/10)-Minggu (25/10) mendatang.
Ketua Program Studi DIM FEB Unpad Sulaeman Rahman Nidar menuturkan kegiatan rutin ini merupakan forum yang mempertemukan akademisi bertaraf internasional untuk mempresentasikan kajian terbaru dan hasil penelitian di bidang manajamen dan bisnis. Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan praktisi dari berbagai industri mengenai kondisi terkini yang tengah dihadapi. Khususnya terkait dengan imbas dari pandemi Covid-19.
“Kegiatan ini juga menghadirkan lima pemangku kepentingan, tidak hanya akademisi tetapi juga regulator, pelaku bisnis, komunitas, serta juga media yang harapannya dapat mengamplifikasi kajian-kajian yang dipaparkan dalam kegiatan ini untuk membangun pemahaman bersama,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (9/10/2020).
(Baca Juga: Ketua Dewan Profesor Unpad: Kunci Pemulihan Ekonomi adalah Tangani Pandemi)
Sulaeman memaparkan setidaknya ada tujuh bidang utama yang menjadi fokus dari kegiatan yang juga merupakan rangkaian dari Dies Natalis ke-63 FEB Unpad. Bidang tersebut adalah (1) Manajemen risiko, (2) Organisasi Perilaku, Kepemimpinan dan Manajemen Sumber Daya Manusia, (3) Inovasi, Operasi, dan Supply Chain Management, (4) Manajemen Pemasaran, (5), Manajemen Keuangan (termasuk investasi dan pasar modal serta akuntansi), (6) Manajemen Strategis, Kewirausahaan, dan Isu Kontemporer, serta (7) Green Business.
Ketua Program Studi DIM FEB Unpad Sulaeman Rahman Nidar menuturkan kegiatan rutin ini merupakan forum yang mempertemukan akademisi bertaraf internasional untuk mempresentasikan kajian terbaru dan hasil penelitian di bidang manajamen dan bisnis. Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan praktisi dari berbagai industri mengenai kondisi terkini yang tengah dihadapi. Khususnya terkait dengan imbas dari pandemi Covid-19.
“Kegiatan ini juga menghadirkan lima pemangku kepentingan, tidak hanya akademisi tetapi juga regulator, pelaku bisnis, komunitas, serta juga media yang harapannya dapat mengamplifikasi kajian-kajian yang dipaparkan dalam kegiatan ini untuk membangun pemahaman bersama,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (9/10/2020).
(Baca Juga: Ketua Dewan Profesor Unpad: Kunci Pemulihan Ekonomi adalah Tangani Pandemi)
Sulaeman memaparkan setidaknya ada tujuh bidang utama yang menjadi fokus dari kegiatan yang juga merupakan rangkaian dari Dies Natalis ke-63 FEB Unpad. Bidang tersebut adalah (1) Manajemen risiko, (2) Organisasi Perilaku, Kepemimpinan dan Manajemen Sumber Daya Manusia, (3) Inovasi, Operasi, dan Supply Chain Management, (4) Manajemen Pemasaran, (5), Manajemen Keuangan (termasuk investasi dan pasar modal serta akuntansi), (6) Manajemen Strategis, Kewirausahaan, dan Isu Kontemporer, serta (7) Green Business.
Lihat Juga :