Ancaman Krisis Pangan, Menkeu Pantau Pasokan Bahan Pokok

Rabu, 06 Mei 2020 - 15:02 WIB
loading...
Ancaman Krisis Pangan,...
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan akan mencermati pernyataan Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) yang memproyeksikan terjadinya krisis pangan. Karena itu, Sri Mulyani menegaskan pemerintah fokus pada ketersediaan bahan pangan di dalam negeri.

"Peringatan dari FAO, dimana Covid-19 bisa menyebabkan krisis pangan pada akhir 2020 dan awal 2021," terang Sri Mulyani dalam rapat virtual bersama Komisi XI DPR, Rabu (6/5/2020).

Untuk menjaga bahan pokok, kata Sri Mulyani, pemerintah akan mendata pasokan untuk menghitung kebutuhan yang ada.

Sri Mulyani menambahkan pemerintah juga akan mencermati data pertanian yang ada. Dalam statistik BPS, pertumbuhan sektor pertanian turun tajam, hanya 0,05%. "Kondisi ini bukan karena musibah. Kondisi ini karena masa tanam bergeser sehingga produksi pertanian pangan bergeser pada kuartal II 2020," katanya

Dia pun akan terus melakukan pemantauan untuk seluruh komoditas bahan pokok agar tidak terjadi kelangkaan bahan pangan.

"Kami akan lakukan pantauan sangat detail ke seluruh komoditas dan kecukupannya untuk masyarakat, baik untuk tahun 2020 dan 2021," pungkasnya.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
FAO Ingatkan Risiko...
FAO Ingatkan Risiko Krisis Pangan Global, Indonesia Siap Ambil Peran Pemasok Pangan Dunia
Naik Argo Bromo Anggrek...
Naik Argo Bromo Anggrek Sehari Sebelumnya, Sri Mulyani Berduka untuk Korban Tabrakan KA di Bekasi
Perang AS-Iran Masuk...
Perang AS-Iran Masuk Minggu ke-5: Harga Minyak Tembus USD115/Barel, Bursa Asia Bergolak, Krisis Pangan Mengintai Dunia!
H-2 Lebaran, Harga Bahan...
H-2 Lebaran, Harga Bahan Pangan Meroket: Cabai Rawit Merah Rp131.000 per Kg, Daging Rp168.650
Jelang Ramadan, Pemerintah...
Jelang Ramadan, Pemerintah Janji Pasokan Bahan Pokok Aman dan Harga Stabil
FAO Peringatkan Penutupan...
FAO Peringatkan Penutupan Selat Hormuz Bisa Picu Krisis Harga Pangan Global dalam Setahun
BNPP Fasilitasi Pengiriman...
BNPP Fasilitasi Pengiriman Ikan ke Sarawak melalui PLBN Badau
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Rekomendasi
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
3 Ancaman Terbesar Militer...
3 Ancaman Terbesar Militer AS, Paling Utama Adalah China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved