Menaker Ajak 24 Rektor Berdialog di Hari Libur, Agenda Apa?
Minggu, 11 Oktober 2020 - 23:11 WIB
loading...
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menggelar dialog virtual dengan Forum Rektor Indonesia (FRI) mengenai substansi RUU Cipta Kerja di Jakarta, Minggu (11/10) malam. Hadir dalam kesempatan ini 24 Rektor Universitas Negeri dan swasta yang dipimpin Ketua FRI sekaligus Rektor IPB Arif Satria.
Ida menjelaskan ada empat hal urgensi RUU Cipta Kerja yang baru saja disahkan oleh DPR RI menjadi Undang-Undang (UU). Pertama, perpindahan lapangan kerja ke negara lain. Kedua, daya saing pencari kerja relatif rendah dibanding negara lain.
"Ketiga, penduduk yang tidak/belum bekerja akan semakin tinggi. Keempat, Indonesia terjebak dalam middle income trap," ujar Ida di Jakarta, Minggu (11/10/2020). Selain itu, Ida juga secara rinci memaparkan hal-hal yang selama ini salah dipahami oleh masyarakat tentang UU Cipta Kerja. (Baca juga: Soal UU Cipta Kerja, BIN Ingin Publik Kedepankan Sisi Hukum )
Ketua FRI sekaligus Rektor IPB Arif Satria menyambut positif adanya silaturrahmi Forum Rektor dengan pemerintah. Ajang ini sangat penting untuk memperkuat komunikasi dan silaturahmi sehingga mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang substansi UU Cipta Kerja.
“Ini kesempatan sangat baik juga bagi para rektor untuk memberi masukan kepada pemerintah baik tentang substansi maupun aspek hukum UU Cipta Kerja," katanya.
Ida menjelaskan ada empat hal urgensi RUU Cipta Kerja yang baru saja disahkan oleh DPR RI menjadi Undang-Undang (UU). Pertama, perpindahan lapangan kerja ke negara lain. Kedua, daya saing pencari kerja relatif rendah dibanding negara lain.
"Ketiga, penduduk yang tidak/belum bekerja akan semakin tinggi. Keempat, Indonesia terjebak dalam middle income trap," ujar Ida di Jakarta, Minggu (11/10/2020). Selain itu, Ida juga secara rinci memaparkan hal-hal yang selama ini salah dipahami oleh masyarakat tentang UU Cipta Kerja. (Baca juga: Soal UU Cipta Kerja, BIN Ingin Publik Kedepankan Sisi Hukum )
Ketua FRI sekaligus Rektor IPB Arif Satria menyambut positif adanya silaturrahmi Forum Rektor dengan pemerintah. Ajang ini sangat penting untuk memperkuat komunikasi dan silaturahmi sehingga mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang substansi UU Cipta Kerja.
“Ini kesempatan sangat baik juga bagi para rektor untuk memberi masukan kepada pemerintah baik tentang substansi maupun aspek hukum UU Cipta Kerja," katanya.
Lihat Juga :