Dominasi Demokrat di Kursi Senat AS Bisa Dongkrak IHSG ke 6.000

Senin, 12 Oktober 2020 - 04:52 WIB
loading...
Dominasi Demokrat di...
Foto/Ilustrasi/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kepala Ekonom TanamDuit Ferry Latuhihin optimistis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan mencapai level 6.000 di akhir tahun nanti. Menurut dia, salah satu sentimen positif datang dari peta perpolitikan di Amerika Serikat (AS).

Walaupun mayoritas prediksi menjagokan Joe Biden sebagai pemenang pemilu presiden AS namun hal penting lainnya adalah partai penguasa kursi senat.

"Walaupun Biden yang disebut akan menang. Tapi yang paling penting adalah kursi Senat. Ini yang mengatur Presiden," ujar Ferry di Jakarta, Minggu (11/10/2020). (Baca juga: Jika Terpilih Jadi Presiden AS, Biden Siap untuk Bertemu Jong-un )

Dia memproyeksikan dari 35 kursi yang direbutkan, setidaknya 23 kursi akan dikuasai pihak Demokrat. Dampaknya menurut dia akan bagus buat perekonomian global dan market diperkirakan akan bullish. "Dow Jones bisa ke 32.000 dan IHSG bisa ke 6.000 di akhir tahun ini," ujarnya.

Senada, Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee juga mengatakan, Partai Demokrat setelah pemilu diperkirakan akan mengontrol Senat sehingga akan meloloskan paket stimulus fiskal lebih besar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
IHSG Berakhir Merayap...
IHSG Berakhir Merayap Naik ke 6.177 Diwarnai Lompatan 353 Saham
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
Bursa Siang Ini Merah,...
Bursa Siang Ini Merah, Ditutup Melemah 0,73% ke 6.127
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Rekomendasi
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Suka Takut Minum Vitamin...
Suka Takut Minum Vitamin C Karena Bikin Lambung Perih? Ini Penjelasannya
Kuliah Umum di IPDN,...
Kuliah Umum di IPDN, Menko AHY Ajak Praja Taklukkan Tantangan Geografis Indonesia
Berita Terkini
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved