Terdiskon Cukup Besar, 3 Saham Ini Menarik untuk Dibidik

Senin, 12 Oktober 2020 - 07:30 WIB
loading...
Terdiskon Cukup Besar,...
Turunnya IHSG membuka peluang bagi investor pemula untuk mengoleksi saham-saham berfundamental bagus dengan harga diskon. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan yang signifikan mencapai -19,78% (year to date/YTD) 9 Oktober 2020 ke level 5.053. Menurut Equity Analist MNC Sekuritas Catherina Vincentia, penurunan tersebut membuka peluang yang menarik untuk investasi jangka panjang.

Investor pemula, kata dia, dapat memanfaatkan momentum ini untuk mengoleksi saham-saham yang sudah terdiskon. "Banyak saham-saham LQ45 berfundamental bagus menawarkan diskon yang besar yaitu mencapai 30% hingga lebih dari 50%," jelas Catherina di Jakarta, Senin (12/10/2020).

(Baca Juga: Cari Rekomendasi Saham? Pantengin YouTube Live MNC Sekuritas Tiap Pagi)

Ingin tahu saham berfundamental bagus mana saja yang sudah terdiskon cukup besar? Berikut 3 saham yang berdasarkan tim Riset MNC Sekuritas bisa dibidik untuk investasi jangka panjang, dengan rekomendasi Buy:

1. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)
Target harga : Rp1.200
Potential upside : 22,45%
Prospek bisnis Perseroan didukung oleh dominasi infrastruktur pipa gas yang dimiliki pasca merger dengan Pertagas. Perbaikan outlook perekonomian di tahun 2021, juga diharapkan dapat meningkatkan volume penjualan PGAS. PGAS juga dinilai memiliki valuasi yang murah dengan PBV hanya 0,66x dimana jauh lebih rendah dibandingkan dengan nilai impairment dari asset pipa gas yang dimiliki saat ini.

2. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)
Target harga : Rp5.700
Potential upside : 22,84%
BBNI dinilai memiliki prospek yang menarik seiring dengan lebih fokusnya bisnis Perseroan untuk mengembangan segmen korporasi dengan masuknya manajemen baru dari eks Bank Mandiri. Sinergi bisnis diharapakan dapat lebih baik di tahun 2021 disertai dengan nilai valuasi yang masih murah yaitu di PBV hanya 0,79x dimana jauh lebih rendah dibandingkan industri Perbankan di buku IV.

3. PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)
Target harga : Rp3.600
Potential upside : 31,87%
Pertumbuhan konsumsi data masih menjadi motor pertumbuhan bisnis Perseroan di tengah ketidakpastian karena COVID-19, dimana Work From Home (WFH) dan tingginya aktivitas online malah menopang pertumbuhan bisnis yang lebih baik. Katalis positif lainnya juga berasal dari menurunnya tingkat persaingan dari perang tarif di 3Q20 dan 4Q20. Hal tersebut mendorong perbaikan sisi margin bisnis Perseroan. TLKM diperdagangkan pada PE di 12,31x dimana nilai tersebut jauh lebih rendah dibandingkan rata - rata historis dalam 3 tahun terakhir.

(Baca Juga: Lahirkan 1.600 Investor, MNC Sekuritas Makin Gencar Edukasi Saham)

Jika belum pernah berinvestasi, ini saat yang tepat untuk memulai berinvestasi saham. Selain itu, membuka rekening maupun transaksi saham pun kini sudah serba online, sehingga praktis dan mudah dilakukan di mana saja. Untuk lebih mudahnya, calon investor tinggal mengunduh aplikasi online trading MNC Trade New di PlayStore atau AppStore dengan meng-klik di sini: bit.ly/mnctradeall.

Melalui menu Open Account, rekening saham bisa diajukan secara full online dalam hitungan hari saja. Hanya dengan minimum deposit sebesar Rp100.000, kini Anda pun sudah bisa menjadi pemilik perusahaan alias pemegang saham.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Malapraktik Penguatan...
Malapraktik Penguatan Rupiah dan IHSG
Rekomendasi
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Honda Siap Luncurkan...
Honda Siap Luncurkan 2 Motor Listrik Terbaru Lagi
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved