KSPSI Sudah Rampungkan 90% Materi Judicial Review UU Cipta Kerja

Senin, 12 Oktober 2020 - 19:03 WIB
loading...
KSPSI Sudah Rampungkan...
Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea menyebutkan materi gugatan judicial review UU Cipta Kerja ke MK sudah 90% rampung. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Serikat buruh menyiapkan materi judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK) . Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia ( KSPSI ) Andi Gani Nena Wea mengatakan, telah membentuk tim melalui advokat Hotman Sitompul dan Alfons Kurnia Palma dengan persiapan materi gugatan telah rampung 90%.

“Dalam 1x24 jam jika UU Cipta Kerja ditandatangani Presiden Jokowi, besoknya buruh pasti akan langsung menyampaikan gugatan ke MK," tegasnya dalam konferensi persnya di Jakarta, Senin (12/10/2020).

(Baca Juga: Buruh Akan Ajukan Uji Materi Omnibus Law Cipta Kerja ke MK)

Menurutnya, sampai saat ini masih menunggu draf aturan UU Cipta Kerja yang ditandatangani Presiden RI Joko Widodo. Pengesahan UU Cipta Kerja, kata dia, akan sah dan legal ketika diberi penomoran. “Jadi kalau itu sudah ditandatangani dan diberi penomoran akan langsung kita ajukan ke MK,” ungkapnya.

Dia menambahkan, aksi-aksi demonstrasi buruh di daerah akan tetap dilakukan, tetapi dengan cara terukur dan tidak anrkis. “Kami tidak bisa mencegah aksi demo yang ada di daerah. Itu menjadi hak pribadi setiap orang, akan tetapi jika buruh melakukan aksi demonstrasi kami yakin, mereka akan ikut aturan konfederasi,” pungkasnya.

Sementara Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal mengatakan, total terdapat 32 federasi yang akan mengajukan judicial review yang dinilai menabrak aturan prosedural. “Yang ingin kami tegaskan, penolakan ini bukan berarti untuk menghambat investasi, juga bukan berarti kami tidak setuju dengan penciptaan lapangan kerja. Lebih dari itu, kami memandang masih banyak sejumlah pasal yang direduksi yang mana mengurangi hak-hak butuh itu sendiri,” ujarnya.

(Baca Juga: Pemerintah Akomodir Tuntutan Buruh di Peraturan Turunan UU Ciptaker)

Iqbal juga menjawab klaim Presiden mengenai aksi unjuk rasa tolak UU Cipta Kerja yang disebut disinformasi, hoaks, di media sosial. “Hoaks tidak akan terjadi kalau pemerintah jujur dan transparan dalam membahas uu tersebut,” pungkasnya.

Advokat Senior Hotma Sitompul mengaku mau terlibat membantu buruh karena melihat ada yang nggak beres dalam UU Cipta Kerja. "Kami melihat ada yang tak pas dalam UU yg baru ini. Aspirasi buruh patut diperjuangkan secara hukum. Kami berjuang di dalam koridor hukum," pungkas dia.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelombang PHK Hantam...
Gelombang PHK Hantam Pulau Jawa, Said Iqbal Ungkap 3 Faktor Penyebabnya
Ancaman PHK 9.000 Karyawan...
Ancaman PHK 9.000 Karyawan Mengintai RI Tiga Bulan Lagi, Ratusan Sudah Diputus Kerja
Pemerintah Bakal Umumkan...
Pemerintah Bakal Umumkan Aturan Outsourcing Hari Ini, KSPSI Spill Apa Isinya
Buruh Wanti-wanti RUU...
Buruh Wanti-wanti RUU Ketenagakerjaan: Jangan Sampai Terulang Omnibus Law Cipta Kerja
50.000 Buruh Bakal Demo...
50.000 Buruh Bakal Demo di DPR saat May Day 2026, Ini 6 Tuntutannya
Investasi 2025 Tembus...
Investasi 2025 Tembus Rp1.931 T Belum Selaras dengan Keamanan dan Kesejahteraan Pekerja
Kisah Ristiana Artanti,...
Kisah Ristiana Artanti, Anak Buruh Proyek yang Berhasil Kuliah Gratis di UGM
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
Rekomendasi
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Ditahan Curacao, Ekuador...
Ditahan Curacao, Ekuador Gagal Segel Tiket ke Babak Gugur Piala Dunia 2026
Prabowo Ucapkan Selamat...
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-65 untuk Jokowi
Berita Terkini
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
Bidik Pasar Renovasi...
Bidik Pasar Renovasi Rumah, SIG Perluas Jangkauan Beton Siap Pakai di Perkotaan
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Infografis
10 Radar Militer Terbaik...
10 Radar Militer Terbaik di Dunia, Sudah Teruji di Medan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved