Tiga Bank Syariah Digabung, Siap Naik Kelas Nih!
Selasa, 13 Oktober 2020 - 12:54 WIB
loading...
Pemerintah mengumumkan bank syariah siap digabung. FOTO/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) secara resmi menetapkan pengumuman penggabungan usaha atau merger tiga bank umum syariah anak usaha bank BUMN . Ketiganya adalah PT Bank BNI Syariah, PT Bank Rakyat Indonesia Syariah, dan PT Bank Syariah Mandiri.
Ekonom Core Piter Abdullah menilai dengan adanya merger ini membuat perbankan syariah akan naik kelas ke buku IV. "Merger bumn syariah harapannya akan membuat perbankan syariah punya satu bank besar di buku IV sehingga kemudian bisa berkinerja lebih baik," kata Piter saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Selasa (13/10/2020).
Baca Juga: Bismillah, Merger Bank BUMN Syariah Diumumkan Sore Ini
Dia melanjutkan memang langkah paling cepat untuk meningkatkan kapasitas bank dari banyak hal di antarnya permodalan, jangkauan pasar dan juga daya saing. "Tetapi semua Itu belum menjadi jaminan Akan meningkatkan Kinerja perbankan syariah. Ini untuk memacu perbankan syariah tidak cukup adanya satu bank besar , tapi juga harus diikuti dengan pencitraan ekosistem ekonomi syariah yang lebih baik serta perluasan dan peningkatan bisnis halal misalnya," tandasnya.
Baca Juga: Merger Bank Syariah Diumumkan Hari Ini, Saham BRIS Melonjak di Pembukaan Perdagangan
Sebagai informasi, ada sejumlah direksi ketiga bank plat merah itu juga dijadwalkan hadir dalam acara penandatangan Conditional Merger Agreement. Diantaranya, Direktur Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Haru Koesmahargyo, Direktur Hubungan Kelembagaan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Sis Apik Wijayanto, Direktur Utama PT Bank BRIsyariah Tbk Ngatari, serta Pantro Pander sebagai Direktur Bisnis Indonesia Financial Group
Ekonom Core Piter Abdullah menilai dengan adanya merger ini membuat perbankan syariah akan naik kelas ke buku IV. "Merger bumn syariah harapannya akan membuat perbankan syariah punya satu bank besar di buku IV sehingga kemudian bisa berkinerja lebih baik," kata Piter saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Selasa (13/10/2020).
Baca Juga: Bismillah, Merger Bank BUMN Syariah Diumumkan Sore Ini
Dia melanjutkan memang langkah paling cepat untuk meningkatkan kapasitas bank dari banyak hal di antarnya permodalan, jangkauan pasar dan juga daya saing. "Tetapi semua Itu belum menjadi jaminan Akan meningkatkan Kinerja perbankan syariah. Ini untuk memacu perbankan syariah tidak cukup adanya satu bank besar , tapi juga harus diikuti dengan pencitraan ekosistem ekonomi syariah yang lebih baik serta perluasan dan peningkatan bisnis halal misalnya," tandasnya.
Baca Juga: Merger Bank Syariah Diumumkan Hari Ini, Saham BRIS Melonjak di Pembukaan Perdagangan
Sebagai informasi, ada sejumlah direksi ketiga bank plat merah itu juga dijadwalkan hadir dalam acara penandatangan Conditional Merger Agreement. Diantaranya, Direktur Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Haru Koesmahargyo, Direktur Hubungan Kelembagaan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Sis Apik Wijayanto, Direktur Utama PT Bank BRIsyariah Tbk Ngatari, serta Pantro Pander sebagai Direktur Bisnis Indonesia Financial Group
(nng)
Lihat Juga :