Tambal Defisit APBN, Bank Indonesia Beli SBN Rp125 Triliun

Rabu, 06 Mei 2020 - 19:33 WIB
loading...
Tambal Defisit APBN,...
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. Foto/Dok BI
A A A
JAKARTA - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan akan menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp506,8 triliun hingga akhir tahun dan Rp300 trilun dari saldo anggaran lebih (SAL) pemerintah dan Global Bond. Nantinya, anggaran ini diperuntukan untuk menambal defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang sebesar Rp5,07 triliun.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, Bank Indonesia akan ikut berperan dengan membeli surat utang pemerintah. Namun, sebelum masuk, BI akan tetap mengutamakan pasar terlebih dahulu.

"Hitung-hitungan kami jika Rp856,8 triliun perhitungan kami kayaknya belum memperhitungkan menggunakan SAL dan global bond. Jika Rp300 triliun penggunaan SAL dan global bond, maka penerbitan SBN rupiah Rp506 triliun, dan jika dilelang akhir tahun kurang lebih Rp28 triliun per lelang. Insha Allah sebagian besar bisa diserap pasar investor domestik dan asing," ujar Perry di Jakarta, Rabu (6/5/2020).

Dia merinci dari surat utang Rp506,8 triliun tersebut, 25%-nya akan dibeli oleh Bank Indonesia. Hal ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) No. 1/2020, dimana BI memang diizinkan untuk membeli surat utang pemerintah di pasar lelang.

"Jika diambil maksimum Rp506 triliun, maka 25%-nya sekitar Rp125 triliun ini kemudian kemungkinan BI akan beli SBN di pasar perdana kebutuhan APBN above the line," ucap Perry.

Menurut dia, pembelian surat utang negara ini juga sesuai kesepakatan Bank Indonesia dengan Kementerian Keuangan. Adapun pertimbangan maksimal pembelian surat utang Rp125 triliun tersebut agar yield-nya tidak naik.

"Kami lihat seperti apa. Mekanisme sudah disepekati dengan Kemenkeu untuk above the line dengan jumlahnya agar yield tidak naik. Kita competitive bidder," pungkasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Rekomendasi
Istri Gus Yaqut Apresiasi...
Istri Gus Yaqut Apresiasi KPK Bantarkan Suaminya
Jaksa Ungkap Nama Samaran...
Jaksa Ungkap Nama Samaran Hery Susanto, Ada John Lennon 07 hingga Komandante
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Bidik Rekor Sempurna
Berita Terkini
Purbaya dan Kepala BGN...
Purbaya dan Kepala BGN Dijadwalkan Bertemu Hari Ini, Bedah Anggaran?
Bahlil: Saya Menteri...
Bahlil: Saya Menteri yang Tak Suka Impor, Karena Disitu Pasti Ada Rente!
IPOT Edukasi Transformasi...
IPOT Edukasi Transformasi AI dan Literasi Finansial ke Generasi Muda eSports
Lebih dari 20.000 ATM...
Lebih dari 20.000 ATM Terhubung, Layanan Tarik Tunai Gratis Dorong Inklusi Keuangan Masyarakat
IHSG Sesi Siang Berbalik...
IHSG Sesi Siang Berbalik Meroket 2,69% Tembus Level 6.041
Tren Industri Olahraga...
Tren Industri Olahraga Jadi Peluang Bisnis Asuransi
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved