Tiga Opsi untuk Lanjutkan Proyek Pipa Gas yang Mangkrak 14 Tahun

Rabu, 14 Oktober 2020 - 16:58 WIB
loading...
Tiga Opsi untuk Lanjutkan...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) membutuhkan waktu satu bulan untuk menyelesaikan persoalan pengunduran diri PT Rekayasa Industri (Rekind) sebagai kontraktor pemenang tender dalam proyek pipa gas bumi arus Cirebon-Semarang (Cisem). Kajian itu untuk memastikan agar Proyek Strategis Nasional (PSN) ini berjalan sesuai rencana.

Kepala BPH Migas M. Fanshurullah Asa mengatakan, pihaknya akan melakukan kajian secara menyeluruh usai Rekind mengundurkan diri. Dalam kajian itu pihaknya juga akan membahas perihal ketersedian supply chain. ( Baca juga:Ini Dia Kartu Sakti agar BBM Subsidi buat Nelayan Tak Berceceran )

"BPH Migas sudah menugaskan kepada Direktur Gas Bumi untuk melaksanakan kajian dalam waktu maksimal satu bulan sejak tanggal 12 Oktober," ujar Ifan dalam konferensi pers, Rabu (14/10/ 2020).

Dalam pelaksanaan kajian tersebut, pihak BPH Migas akan berkoordinasi dengan Kementerian ESDM dan stakeholder lain. Menurut Fanshurullah, sebenarnya ada tiga opsi yang bisa dilakukan terhadap proyek ini. Jika mengacu pada peraturan BPH Migas, seharusnya proyek ini ditawarkan kepada pemenang lelang yang kedua dan ketiga.

"Tapi kalau ditawarkan dari tahun 2006, kita sudah liat peluangnya capex dan toll fee akan impossible," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPH Migas: Lebaran 2026,...
BPH Migas: Lebaran 2026, Pasokan BBM Nasional Aman dan Terkendali
Waspadai Kenaikan Konsumsi...
Waspadai Kenaikan Konsumsi Bahan Bakar di Lebaran 2026! BBM Diproyeksi Naik 12%, Avtur 2,8%
Jelang Lebaran 2026,...
Jelang Lebaran 2026, Ketersediaan Stok LPG Nasional Capai 15 Hari
BPH Migas Pastikan Stok...
BPH Migas Pastikan Stok BBM Subsidi di Kabupaten Manokwari Terjaga
Sinergi BPH Migas dan...
Sinergi BPH Migas dan PGN Jaga Keandalan Gas Bumi saat Libur Nataru
Bangun Pabrik NPK Nitrat...
Bangun Pabrik NPK Nitrat Pertama, Pupuk Indonesia Hemat Devisa hingga Rp1 Triliun
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
Pemerintah Evaluasi...
Pemerintah Evaluasi Program Prioritas, Bakom RI: Waspadai Disinformasi
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Rekomendasi
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Libur Sekolah Tiba,...
Libur Sekolah Tiba, Ini 3 Aktivitas Seru yang Bisa Dicoba Bersama Keluarga Tanpa Harus Keluar Banyak Biaya
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
Berita Terkini
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved