Banyak Masalah, Aplikasi Jasa Nyari Hotel Perlu Disertifikasi

Jum'at, 16 Oktober 2020 - 04:15 WIB
loading...
Banyak Masalah, Aplikasi...
Aplikasi jasa pencari hotel atau penginapan perlu disertifikasi. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) menyatakan perlu adanya sertifikasi dan standarisasi dalam bisnis jasa mencari hotel atau penginapan berbasis aplikasi. Sebab banyak ditemukan persoalan yang membuat konsumen merasa dirugikan.

Ketua Komisi Pengkajian dan Pengembangan BPKN Arief Safari mengatakan dari hasil pengaduan yang diterima BPKN bahwa konsumen banyak dirugikan mulai dari transaksi hingga foto penginapan yang tidak sama dengan aslinya. "Jadi masalahnya itu, ada double booking ,proses refund yang tidak jelas dan ditolak, foto tidak sesuai gambar, dan fasilitas properti tidak sesuai dengan yang dijanjikan" katanya dalam diskusi secara virtual, Kamis (15/10/2020).

Baca Juga: Terungkap! Warga China Ternyata Doyan Banget Makan Buah Pisang dari RI

Ia menjelaskan, untuk menyelesaikan permasalahan itu, BPKN memberi solusi yaitu perlu ada sertifikasi dan standarisasi dalam bisnis usaha penginapan, untuk menjamin keamanan dan kenyamanan konsumen dalam bertransaksi. Kemudian, pemilik properti perlu membuka akses informasi dan komunikasi serta memastikan fasilitas sesuai dengan aplikasi. "Perlu dikembangan aplikasi penginapan yang mengedepankan perlindungan konsumen atau perlu sertifikasi supaya lebih terjamin" tandasnya. Baca Juga: Harga Rumah Makin Mencekik, Warga Miskin Terpaksa Tinggal di Tempat Kumuh
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MPIX Tunjuk Nurfaizi...
MPIX Tunjuk Nurfaizi Suwandi jadi Komisaris Independen, Pertegas Ekspansi ke Remitansi Pekerja Migran
Transformasi Digital...
Transformasi Digital Kepabeanan, 1.600 Pengguna Jasa Ikuti Sosialisasi Dokap Online Bea Cukai Priok
Permudah Layanan Digital,...
Permudah Layanan Digital, BPJS Kesehatan Luncurkan REHAB 3.0 dan PASTI JKN
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
MNC Sekuritas Hadirkan...
MNC Sekuritas Hadirkan Menu Tools dengan Fitur Screener, Stock Alert, dan Comparison di MotionTrade Lite
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Kepala BSKDN Kemendagri:...
Kepala BSKDN Kemendagri: Inovasi Kunci Pembangunan Daerah
Rekomendasi
Liuzhou dan Wuling,...
Liuzhou dan Wuling, Kota yang Melahirkan Mobil Rakyat
Gunung Semeru Erupsi...
Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik Setinggi 1.000 Meter
Selebrasi Berujung Petaka,...
Selebrasi Berujung Petaka, Henderson Tumbang di Azteca
Berita Terkini
Ketimpangan Makin Lebar,...
Ketimpangan Makin Lebar, 1,5% Populasi Menguasai hampir 50 Persen Total Kekayaan Dunia
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Streamlining BUMN Transparan, Libatkan Kejaksaan Agung hingga BPK
IHSG Masih Berlari di...
IHSG Masih Berlari di Zona Hijau, Pagi Ini Bertengger pada Level 5.893
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini usai Malas Bergerak di Rp2,6 Juta per Gram
Dulu Termiskin, Negara...
Dulu Termiskin, Negara Kecil Ini Mendadak Jadi Raja Minyak Baru Akibat Perang Iran!
Tekanan Jual Mulai Terkendali,...
Tekanan Jual Mulai Terkendali, IHSG Berpeluang Lanjutkan Rebound ke 6.000-6.050
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved