Utang Negara Harus Dimanfaatkan untuk Hal Produktif

Jum'at, 16 Oktober 2020 - 15:15 WIB
loading...
Utang Negara Harus Dimanfaatkan...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Utang luar negeri (ULN) Indonesia sedang menjadi perbincangan hangat masyarakat. Pada 2019 nilainya mencapai Rp5.940 triliun. Data terbaru Bank Indonesia (BI) mencatat posisi ULN per Agustus 2020 membengkak mencapai Rp6.101,8 triliun.

Ekonom senior dari Indef, Aviliani mengatakan, Indonesia harus mampu menggunakan utang untuk kebutuhan produktif. Salah satunya yang bisa berdampak terhadap penambahan pendapatan negara.

"PR pemerintah bukan hanya sekadar utang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saja, tapi utang itu harus menghasilkan multiplayer effect ekonomi," kata Aviliani dalam acara Market Review di IDX Channel, Jumat (15/10/2020).

(Baca juga: Sri Mulyani, IMF dan World Bank Minta G-20 Tunda Tagih Utang ke Negara Miskin )

Dia menyebut, utang itu harus bisa dimanfaatkan untuk masyarakat seperti pelaku UMKM dalam hal penambahan modal. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat upaya untuk mencapai Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita sebesar USD16.000 pada tahun 2030, walaupun sepertinya masih susah.

"Sekarang ini PDB per kapita kita sudah USD4.000, tapi untuk menuju yang USD 16.000 yang diharapkan tahun 2030 kalau kondisi ekonomi seperti sekarang, saya rasa itu berat. Jadi, di sini sektor UMKM dan masyarakat dari sisi menengah itu juga memang kalau kita lihat ini masih dampaknya terlalu rendah," ujarnya.

(Baca juga: Omnibus Law: Perusahaan Besar Tak Taat Amdal Bisa Ditutup )

Sebelumnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan utang Indonesia masih terjaga aman. Artinya, kondisi ekonomi Indonesia terjaga. "Masih di zona aman dan tetap terus dikelola dengan hati-hati," ujar Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo saat dihubungi di Jakarta, Kamis (15/10/2020).
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
Terancam Bangkrut? 27...
Terancam Bangkrut? 27 Negara Panik Amankan Dana Darurat Bank Dunia
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.658 Triliun di Kuartal I-2026
Utang Dunia Tembus Rekor...
Utang Dunia Tembus Rekor Gila Rp6.168 Kuadriliun! Investor Mulai Buang AS?
Purbaya Ungkap Administrasi...
Purbaya Ungkap Administrasi di Danantara Hambat Restrukturisasi Utang Whoosh
Utang Pemerintah Tembus...
Utang Pemerintah Tembus Rp9.920 Triliun, Purbaya: Kita Paling Hati-hati di Dunia
Sahabat Lolly Tagih...
Sahabat Lolly Tagih Utang Rp30,8 Juta, Diduga Uang Mengalir ke Vadel Badjideh
PBB Hampir Kolaps, AS...
PBB Hampir Kolaps, AS Janji Segera Bayar Tunggakan Iuran Rp33,6 Triliun
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Rekomendasi
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Tersangka Kasus Bea...
Tersangka Kasus Bea Cukai Gunakan 'Dana Operasional' untuk Beli iPhone Istri
Sidang PLK di PTUN,...
Sidang PLK di PTUN, Ahli Tegaskan Pencabutan Badan Hukum oleh Kemenkum Sudah Tepat
Berita Terkini
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
Astra Masuk Daftar Tempat...
Astra Masuk Daftar Tempat Kerja Terbaik di Asia, Borong 3 Penghargaan Sekaligus
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
Tsingshan Dorong Kolaborasi...
Tsingshan Dorong Kolaborasi Hilirisasi Nikel Ramah Lingkungan di Indonesia
Rupiah Melemah, Perajin...
Rupiah Melemah, Perajin Tahu Tempe Gelisah Imbas Lonjakan Harga Kedelai Impor
Dibangun PTPP, RSUD...
Dibangun PTPP, RSUD Thohir Krui Diresmikan Presiden Prabowo
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved