Ekonomi Asia Mulai Bangkit, Bagaimana dengan Indonesia?
Jum'at, 16 Oktober 2020 - 18:35 WIB
loading...
A
A
A
Lantas, bagaimana halnya dengan Indonesia? Seperti halnya negara lain, kontraksi dan perlambatan ekonomi di Indonesia terjadi pada kuartal kedua 2020 seiring penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Berdasarkan data Bappenas, Produk Domestik Bruto (PDB) di kuartal II mengalami kontraksi 5,32% secara tahunan. Meskipun demikian, pasar masih optimis akan mengalami pemulihan ekonomi pada kuartal selanjutnya.
Terkait pemulihan ekonomi, Radhika berpendapat bahwa Indonesia masih akan menempuh proses panjang dalam hal pengelolaan pandemi dan pemulihan kehidupan masyarakat.
"Selain itu juga melihat terhadap beberapa faktor lain, seperti dampak pandemi pada ekonomi, pengelolaan dana bantuan, objektivitas Bank Indonesia, Pasar Keuangan, dan faktor risiko lainnya," tuturnya.
Dia menambahkan, PDB Indonesia diperkirakan akan meningkat 5,5% tahun depan, sedangkan defisit fiskal diprediksi akan tetap terkontraksi ke -5,5% dari sebelumnya di angka -6,3%.
Berdasarkan data Bappenas, Produk Domestik Bruto (PDB) di kuartal II mengalami kontraksi 5,32% secara tahunan. Meskipun demikian, pasar masih optimis akan mengalami pemulihan ekonomi pada kuartal selanjutnya.
Terkait pemulihan ekonomi, Radhika berpendapat bahwa Indonesia masih akan menempuh proses panjang dalam hal pengelolaan pandemi dan pemulihan kehidupan masyarakat.
"Selain itu juga melihat terhadap beberapa faktor lain, seperti dampak pandemi pada ekonomi, pengelolaan dana bantuan, objektivitas Bank Indonesia, Pasar Keuangan, dan faktor risiko lainnya," tuturnya.
Dia menambahkan, PDB Indonesia diperkirakan akan meningkat 5,5% tahun depan, sedangkan defisit fiskal diprediksi akan tetap terkontraksi ke -5,5% dari sebelumnya di angka -6,3%.
Lihat Juga :