Emiten Sawit Siap Ekspor Limbah ke Jepang untuk Pembangkit Listrik
Selasa, 20 Oktober 2020 - 02:00 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, limbah sawit lainnya seperti janjang kosong (jankos) hanya dimanfaatkan sebagai pupuk organik yang ditabur di kebun. Namun sekarang dapat juga memanfaatkan jankos tersebut sebagai bahan bakar biomassa untuk boiler di pabrik kelapa sawit pengganti cangkang
“Dengan memanfaatkan jankos sebagai bahan bakar biomasa, kami dapat mengurangi emisi metane yang timbul karena pembusukan jangkos yang semula ditabur di kebun sebagai pupuk organik. Kini cangkang sawit yang tidak terpakai dapat diekspor ke Jepang untuk dijadikan bahan bakar biomassa yang ramah lingkungan,” kata Andrianto.
(Baca Juga: Produksi Sawit RI Potensi Besar Wujudkan Ketahanan Energi)
Kedepan, pihaknya juga akan mengintegrasikan instalasi BioCNG dengan proyek biomassa untuk mengurangi penggunaan energi fosil atau diesel secara signifikan di Pabrik Kelapa Sawit, Pabrik Pengolahan Kernel, sarana transportasi maupun perumahan di sekitar kebun. Sehingga mendorong efisiensi biaya sekaligus mengurangi emisi gas rumah kaca agar lebih ramah lingkungan.
Sementara itu President Erex Co.Ltd Hitoshi Honna mengatakan dengan menggandeng DSNG, pihaknya dapat memastikan operasional jangka panjang dan cangkang yang ekonomis. Terlebih lagi, cangkang sawit yang diproduksi oleh pabrik DSNG sudah tersertifikasi oleh RSPO yang disetujui oleh Kementrian Ekonomi, Perdagangan, dan industri di Jepang. "Kami dapat mewujudkan pengadaan cangkang yang berkelanjutan dan tersertifikasi secara konsisten," ujar Honna.
“Dengan memanfaatkan jankos sebagai bahan bakar biomasa, kami dapat mengurangi emisi metane yang timbul karena pembusukan jangkos yang semula ditabur di kebun sebagai pupuk organik. Kini cangkang sawit yang tidak terpakai dapat diekspor ke Jepang untuk dijadikan bahan bakar biomassa yang ramah lingkungan,” kata Andrianto.
(Baca Juga: Produksi Sawit RI Potensi Besar Wujudkan Ketahanan Energi)
Kedepan, pihaknya juga akan mengintegrasikan instalasi BioCNG dengan proyek biomassa untuk mengurangi penggunaan energi fosil atau diesel secara signifikan di Pabrik Kelapa Sawit, Pabrik Pengolahan Kernel, sarana transportasi maupun perumahan di sekitar kebun. Sehingga mendorong efisiensi biaya sekaligus mengurangi emisi gas rumah kaca agar lebih ramah lingkungan.
Sementara itu President Erex Co.Ltd Hitoshi Honna mengatakan dengan menggandeng DSNG, pihaknya dapat memastikan operasional jangka panjang dan cangkang yang ekonomis. Terlebih lagi, cangkang sawit yang diproduksi oleh pabrik DSNG sudah tersertifikasi oleh RSPO yang disetujui oleh Kementrian Ekonomi, Perdagangan, dan industri di Jepang. "Kami dapat mewujudkan pengadaan cangkang yang berkelanjutan dan tersertifikasi secara konsisten," ujar Honna.
(fai)
Lihat Juga :