Rekind Tuntaskan Tahap Akhir Proyek Pabrik CO2 Liquid Milik PKC

Selasa, 20 Oktober 2020 - 17:58 WIB
loading...
Rekind Tuntaskan Tahap...
Di tengah Pandemi Covid-19, Rekind mampu menuntaskan tahap akhir proses pengerjaan Proyek Pabrik CO2 Cair milik PT Pupuk Kujang Cikampek (PKC). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Rekayasa Industri (Rekind) kembali mengukir prestasi dalam pengerjaan proyek. Di tengah Pandemi Covid-19, satu-satunya perusahaan Engineering, Procurement, Construction and Commisioning (EPCC) milik negara ini, mampu menuntaskan tahap akhir proses pengerjaan Proyek Pabrik CO2 Cair milik PT Pupuk Kujang Cikampek (PKC) .

(Baca Juga: Rekind Mundur dari Proyek Cisem, BPH Migas Malah Apresiasi )

Gambaran itu ditandai dengan dikeluarkannya sertifikat Plant Acceptance menyusul telah diselesaikannya Performance Test yang dilaksanakan Rekind pada 23-26 September 2020. Melalui sertifikat Plant Acceptance yang dikeluarkan oleh PT Pupuk Kujang Cikampek (PKC), garansi proses, kuantitas dan kualitas produk yang dipersyarakan pemilik proyek, Rekind telah memenuhi ketentuan yang ditetapkan dalam kontrak EPC.

Dalam pelaksanaan kegiatan performance test, Pabrik CO2 ini telah mampu menghasilkan 465,21 ton/72 jam CO2 cair, atau 103% dari kapasitas terpasang yaitu ekivalen sebesar 50.000 MT/Tahun.

“Rekind selalu berupaya mengantarkan semua proyek yang dikerjakannya mencapai target maksimal, termasuk dalam situasi masih merebaknya Pandemi Covid-19. Meskipun demikian, bukan berarti kami mengabaikan keselamatan tim di lapangan. Protokol kesehatan dan upaya keselamatan kerja ketat juga menjadi modal penting kami untuk memuluskan langkah dalam penyelesaian semua pekerjaan yang ditugaskan kepada Rekind,” tegas SVP Corporate Secretary & Legal Rekind, Edy Sutrisman.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Raih 3 Sertifikasi ISO,...
Raih 3 Sertifikasi ISO, Wavin Tegaskan Standar Global untuk Kualitas, Keberlanjutan, dan K3
Garap Proyek Properti...
Garap Proyek Properti Baru, Kinnara Capital Gandeng TSG Construction Indonesia
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Phytochemindo Reksa...
Phytochemindo Reksa Resmikan Pabrik Klapanunggal dan Luncurkan Buku Biografi Wim Kalona
Kebut Sekolah Rakyat...
Kebut Sekolah Rakyat di Sulut dan Kalsel, Brantas Abipraya Menjaga Laju, Menjamin Mutu
Melihat Langsung Dapur...
Melihat Langsung Dapur Perakitan Baterai Wuling di Liuzhou China!
PT BEST Investasi USD...
PT BEST Investasi USD 10 Juta, PT BEST Bangun Pabrik AC dan Mesin Cuci di Tangerang
Pabrik Kembang Api China...
Pabrik Kembang Api China Meledak Tewaskan 21 Orang, Penampakannya Bak Medan Perang
Rekomendasi
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
5 Kombes Pol Pecah Bintang...
5 Kombes Pol Pecah Bintang Jadi Brigjen pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved