Mitra QRIS Naik Signifikan Capai 5 Juta, Terbanyak Usaha Mikro
Kamis, 22 Oktober 2020 - 06:26 WIB
loading...
Dengan QRIS, masyarakat tidak perlu menggunakan uang tunai sehingga mengurangi risiko penularan Covid-19. Foto/Dok SINDOphoto/Hasiholan Siahaan
A
A
A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyebut, hingga 16 Oktober 2020 tercatat ada 5 juta pelaku usaha yang menjadi mitra QR Code Indonesian Standard (QRIS). Sebanyak 4,2 juta adalah Pembiayaan Ultra Mikro (UMi).
"Secara keseluruhan data terakhir per 16 Oktober 2020 menunjukan, sudah ada lebih dari 5 juta sektor UMKM yang tersambung menjadi merchant. Di mana dari 5 juta ini, sebanyak 4,2 juta itu usaha mikro atau Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) atau usaha kecil. Alhamdulilah, sudah tersambung dengan QR Indonesia Standard," ujar Perry dalam Webinar, Jakarta, Rabu (21/10/2020).
(Baca juga: Menteri Teten Pastikan UMKM Siap Produksi 27 Juta Masker Kain )
Jumlah usaha mikro tersebut sebelumnya belum terjamah oleh sistem pembayaran berbasis digital. Namun, langkah transformasi tersebut terus digenjot pemerintah.
Dengan begitu, jumlah mitra QRIS hingga Oktober yang naik signifikan menjadi bukti adanya upaya transformasi digital yang dilakukan pemerintah.
"Secara keseluruhan data terakhir per 16 Oktober 2020 menunjukan, sudah ada lebih dari 5 juta sektor UMKM yang tersambung menjadi merchant. Di mana dari 5 juta ini, sebanyak 4,2 juta itu usaha mikro atau Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) atau usaha kecil. Alhamdulilah, sudah tersambung dengan QR Indonesia Standard," ujar Perry dalam Webinar, Jakarta, Rabu (21/10/2020).
(Baca juga: Menteri Teten Pastikan UMKM Siap Produksi 27 Juta Masker Kain )
Jumlah usaha mikro tersebut sebelumnya belum terjamah oleh sistem pembayaran berbasis digital. Namun, langkah transformasi tersebut terus digenjot pemerintah.
Dengan begitu, jumlah mitra QRIS hingga Oktober yang naik signifikan menjadi bukti adanya upaya transformasi digital yang dilakukan pemerintah.
Lihat Juga :