Vaksin Covid-19 untuk Warga Indonesia, Airlangga Bongkar dari Mana Saja Asalnya
Kamis, 22 Oktober 2020 - 14:24 WIB
loading...
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membeberkan, dari mana saja asal pengadaan vaksin Covid-19 yang dilakukan oleh pemerintah. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membeberkan, pemerintah mengadakan vaksin Covid-19 melalui dua jalur, yaitu mengembangkan secara mandiri berupa vaksin merah putih, dan jalur kerja sama internasional. Disamping itu Ia menjamin bahwa vaksin Covid-19 yang diproduksi tidak akan menimbulkan efek samping.
"Untuk vaksin merah putih, researchnya akan selesai dan masuk produksi di kuartal II, dan akan masuk di akhir tahun 2021," ujar Menko Airlangga dalam video virtual di Jakarta, Kamis (22/10/2020).
(Baca Juga: Vaksinasi Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi di tengah Pandemi )
Sementara itu, untuk jalur kerjasama internasional, ada beberapa perusahaan yang melakukan riset yang dianggap unggul dan sudah di tahap terakhir clinical trial III. Vaksin-vaksin dari jalur internasional tersebut antara lain Sinovac, Sinopharm G42 melalui Uni Emirat Arab, CanSino, dan AstraZeneca.
"Vaksin AstraZeneca sedang dikerjakan oleh Oxford University dengan perusahaan AstraZeneca asal Inggris dan Swedia, CanSino juga sedang menyiapkan," tambahnya.
"Untuk vaksin merah putih, researchnya akan selesai dan masuk produksi di kuartal II, dan akan masuk di akhir tahun 2021," ujar Menko Airlangga dalam video virtual di Jakarta, Kamis (22/10/2020).
(Baca Juga: Vaksinasi Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi di tengah Pandemi )
Sementara itu, untuk jalur kerjasama internasional, ada beberapa perusahaan yang melakukan riset yang dianggap unggul dan sudah di tahap terakhir clinical trial III. Vaksin-vaksin dari jalur internasional tersebut antara lain Sinovac, Sinopharm G42 melalui Uni Emirat Arab, CanSino, dan AstraZeneca.
"Vaksin AstraZeneca sedang dikerjakan oleh Oxford University dengan perusahaan AstraZeneca asal Inggris dan Swedia, CanSino juga sedang menyiapkan," tambahnya.
Lihat Juga :