PSBB Dorong Peningkatan Pelanggan Indihome hingga 26%
Jum'at, 23 Oktober 2020 - 12:15 WIB
loading...
Foto/dok
A
A
A
JAKARTA - PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) Tbk optimistis hingga akhir tahun ini dapat meraih 8 juta hingga 8,5 juta pelanggan Indonesia Digital Home (Indihome).
VP Marketing Management Telkom Edie Kurniawan mengatakan pandemi Covid-19 dan juga diterapkannya kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) turut mendorong masyarakat untuk lebih sering menggunakan internet. Dampaknya pemakaian traffic layanan data internet meningkat 60% dibandingkan biasanya. (Baca: Inilah Dua Keutamaan dari Sikap Istiqamah)
“Sedangkan pengguna internet di Indonesia saat ini pertumbuhannya hampir mencapai 120%,” kata Kurniawan, dalam webinar media briefing Program IndiHome “Semua Bisa Berubah Maju”, di Jakarta, kemarin.
Menurut dia, hal tersebut juga turut berimbas pada peningkatan pelanggan Indohome. Secara sales dan permintaan, perseroan mencatat adanya pertumbuhan jumlah pelanggan Indihome sebesar 26% dibandingkan biasanya.
“Target sampai akhir tahun sekitar 8 juta-8,5 juta pelanggan, kami optimistis karena saat ini saja jumlah pelanggannya telah mencapai 7,8 juta,” harapnya. (Baca juga: Konsumsi Kedelai Bisa Kurangi Resiko terkena Kanker)
VP Marketing Management Telkom Edie Kurniawan mengatakan pandemi Covid-19 dan juga diterapkannya kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) turut mendorong masyarakat untuk lebih sering menggunakan internet. Dampaknya pemakaian traffic layanan data internet meningkat 60% dibandingkan biasanya. (Baca: Inilah Dua Keutamaan dari Sikap Istiqamah)
“Sedangkan pengguna internet di Indonesia saat ini pertumbuhannya hampir mencapai 120%,” kata Kurniawan, dalam webinar media briefing Program IndiHome “Semua Bisa Berubah Maju”, di Jakarta, kemarin.
Menurut dia, hal tersebut juga turut berimbas pada peningkatan pelanggan Indohome. Secara sales dan permintaan, perseroan mencatat adanya pertumbuhan jumlah pelanggan Indihome sebesar 26% dibandingkan biasanya.
“Target sampai akhir tahun sekitar 8 juta-8,5 juta pelanggan, kami optimistis karena saat ini saja jumlah pelanggannya telah mencapai 7,8 juta,” harapnya. (Baca juga: Konsumsi Kedelai Bisa Kurangi Resiko terkena Kanker)
Lihat Juga :