PP Properti Optimis Raih Pendapatan Rp3 Triliun
Jum'at, 08 Mei 2020 - 03:11 WIB
loading...
PT PP Properti Tbk (PPRO) tetap optimis dengan kinerja keuangan pada tahun ini, dimana peseroan telah memiliki beberapa strategi dalam menghadapi ketidakpastian kondisi pandemi. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT PP Properti Tbk (PPRO) tetap optimis dengan kinerja keuangan pada tahun ini, dimana peseroan telah memiliki beberapa strategi dalam menghadapi ketidakpastian kondisi pandemi yang terjadi saat ini. Direktur Utama PPRO Taufik Hidayat mengatakan, secara umum kondisi saat ini memberikan dampak terhadap pencapaian kinerja, hampir diseluruh industri termasuk industri properti.
“Dalam menghadapi kondisi saat ini, sejumlah langkah antisipasi telah kami siapkan dan sedang kami jalankan untuk meminimalisir dampak pandemi terhadap kinerja baik di segmen Realty, Hospitality maupun commercial,” kata Taufik dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (7/5).
Langkah-langkah antisipasi tersebut antara lain perseroan menunda rencana belanja modal baru (capex), mengefisiensikan biaya usaha dan biaya operasional, salah satunya dengan melakukan pembatasan jam operasional di sejumlah hotel dan shopping mall.
“Selain itu kami juga fokus serah terima unit apartemen dan fokus terhadap pengembangan lahan yang telah dimiliki. Untuk kegiatan promosi produk, perseroan menggencarkan aktifitas digital marketing, melalui kerjasama dengan Digital Agency dan Online Property Marketplace, yang bertujuan untuk memudahkan proses penyebaran informasi pemasaran dan komunikasi ke konsumen,” terangnya.
Diketahui di sektor realty, perseroan fokus untuk menyelesaikan proses pembangunan apartemen yang siap di serahterimakan di tahun ini, yang mana unit tersebut sudah terjual dan pembangunan apartemennya sedang berjalan. Adapun beberapa yang akan diserahterimakan dalam tahun ini antara lain; di Surabaya terdapat Grand Sungkono Lagoon Tower Caspian dan Grand Dharmahusada Lagoon, di Malang- Begawan apartemen, di Semarang- Amartha View dan The-Alton, di Depok – Evenciio dan di BSD-The Ayoma Apartemen.
“Dalam menghadapi kondisi saat ini, sejumlah langkah antisipasi telah kami siapkan dan sedang kami jalankan untuk meminimalisir dampak pandemi terhadap kinerja baik di segmen Realty, Hospitality maupun commercial,” kata Taufik dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (7/5).
Langkah-langkah antisipasi tersebut antara lain perseroan menunda rencana belanja modal baru (capex), mengefisiensikan biaya usaha dan biaya operasional, salah satunya dengan melakukan pembatasan jam operasional di sejumlah hotel dan shopping mall.
“Selain itu kami juga fokus serah terima unit apartemen dan fokus terhadap pengembangan lahan yang telah dimiliki. Untuk kegiatan promosi produk, perseroan menggencarkan aktifitas digital marketing, melalui kerjasama dengan Digital Agency dan Online Property Marketplace, yang bertujuan untuk memudahkan proses penyebaran informasi pemasaran dan komunikasi ke konsumen,” terangnya.
Diketahui di sektor realty, perseroan fokus untuk menyelesaikan proses pembangunan apartemen yang siap di serahterimakan di tahun ini, yang mana unit tersebut sudah terjual dan pembangunan apartemennya sedang berjalan. Adapun beberapa yang akan diserahterimakan dalam tahun ini antara lain; di Surabaya terdapat Grand Sungkono Lagoon Tower Caspian dan Grand Dharmahusada Lagoon, di Malang- Begawan apartemen, di Semarang- Amartha View dan The-Alton, di Depok – Evenciio dan di BSD-The Ayoma Apartemen.