Rumah di Bawah Rp1,5 Miliar Laris Manis, Pengembang Girang
Senin, 26 Oktober 2020 - 15:16 WIB
loading...
Klaster Cendana Homes mengalami kelebihan permintaan hingga tiga kali lipat. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Meski dilanda pandemi Covid19 pasar properti masih tumbuh positif. Survei konsumen yang dilakukan Indonesia Property Watch (IPW) pada awal September 2020 terhadap 285 responden, di mana responden terdiri dari masyarakat usia 35–55 tahun yang berdomisili di Jakarta, Jawa dan luar Pulau Jawa, menyebutkan sebanyak 68,09 persen konsumen menyatakan masih berminat untuk membeli properti meski di tengah kondisi pandemi virus corona (Covid-19).
CEO Indonesia Property Watch Ali Tranghanda, mengatakan bahwa 51,06 persen masyarakat masih melirik properti rumah. Minat pembelian tanah kavling pun relatif cukup tinggi sebesar 22,34 persen, apartemen sebesar 11,7 persen, SOHO/Ruko/Rukan sebesar 10,64 persen, dan selebihnya untuk gudang, vila, kondotel, dan lainnya. "Saat ini tren pembelian properti didominasi oleh rumah untuk segmen menengah yang harganya mencapai kisaran Rp 1,5 miliar. Rentang harga itu paling banyak dicari konsumen," ujar Ali, di Jakarta, Senin (26/10/2020).
Baca Juga: Ampuh! Kebal Corona, Penjualan Properti LPKR Melesat 304%
Salah satu proyek properti, di bawah harga satu miliar yang laris manis diburu konsumen yakni rumah tapak Lippo Karawaci Cendana Homes. Proyek anyar itu diserbu habis pembeli dalam waktu kurang lima jam. Cendana Homes sendiri mengedepankan konsep permukiman hijau.
Hal ini mengulang sukses dari peluncuran perdana tahap pertama rumah tapak milik Lippo sebanyak 324 unit yang juga terjual habis dalam beberapa jam saja. Cendana Peak merupakan proyek kedua setelah peluncuran klaster Cendana Homes pada Juli lalu yang mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga tiga kali lipat.
CEO Indonesia Property Watch Ali Tranghanda, mengatakan bahwa 51,06 persen masyarakat masih melirik properti rumah. Minat pembelian tanah kavling pun relatif cukup tinggi sebesar 22,34 persen, apartemen sebesar 11,7 persen, SOHO/Ruko/Rukan sebesar 10,64 persen, dan selebihnya untuk gudang, vila, kondotel, dan lainnya. "Saat ini tren pembelian properti didominasi oleh rumah untuk segmen menengah yang harganya mencapai kisaran Rp 1,5 miliar. Rentang harga itu paling banyak dicari konsumen," ujar Ali, di Jakarta, Senin (26/10/2020).
Baca Juga: Ampuh! Kebal Corona, Penjualan Properti LPKR Melesat 304%
Salah satu proyek properti, di bawah harga satu miliar yang laris manis diburu konsumen yakni rumah tapak Lippo Karawaci Cendana Homes. Proyek anyar itu diserbu habis pembeli dalam waktu kurang lima jam. Cendana Homes sendiri mengedepankan konsep permukiman hijau.
Hal ini mengulang sukses dari peluncuran perdana tahap pertama rumah tapak milik Lippo sebanyak 324 unit yang juga terjual habis dalam beberapa jam saja. Cendana Peak merupakan proyek kedua setelah peluncuran klaster Cendana Homes pada Juli lalu yang mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga tiga kali lipat.
Lihat Juga :