Penyaluran Pinjaman Fintech Naik 208,83% Capai Rp102,53 Triliun

Jum'at, 08 Mei 2020 - 10:10 WIB
loading...
Penyaluran Pinjaman...
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pinjaman melalui financial technology (Fintech) lending atau pinjaman online mengalami kenaikan signifikan. Foto/Dok
A A A
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pinjaman melalui financial technology (Fintech) lending atau pinjaman online mengalami kenaikan signifikan. Direktur Ekskutif Komunikasi Anton Prabowo mengatakan, berdasarkan laporan Perkembangan Fintech Lending yang dirilis akumulasi penyaluran pinjaman secara nasional mencapai Rp102,53 triliun, naik 208,83% (yoy).

"Jumlah pinjaman tersebut disalurkan oleh seluruh penyelenggara pinjaman online (lender) sejak awal 2018 hingga Maret 2020. Total penyelenggara pinjaman online yang menyalurkan pinjaman tersebut mencapai 640.233 lender," ujar Anton di Jakarta, Jumat (8/5/2020).

Dia melanjutkan pinjaman tersebut tersebar ke rekening peminjam (borrower) sebanyak 24,15 juta orang. Angka itu naik sebesar 246,99% dari periode yang sama tahun sebelumnya.

"Dilihat dari penyebarannya, mayoritas pinjaman masih berkonsentrasi di Pulau Jawa dengan nilai Rp87,72 triliun atau naik sebesar 207,22%. Sedangkan jumlah pinjaman yang dikucurkan untuk luar Jawa mencapai Rp14,81 triliun atau naik 218,76% secara tahunan," katanya.

Adapun pinjaman online yang mengalir pada Maret 2020 mencapai Rp14,79 triliun. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebanyak 90% dari periode yang sama tahun sebelumnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Literasi lewat...
Perkuat Literasi lewat Pojok Baca di SD Muhammadiyah Worawari dan Edukasi Keuangan Bagi Mahasiswa
Fintech Makin Dekat...
Fintech Makin Dekat dengan Gen Z, OVO Dorong Mahasiswa Lebih Cerdas Kelola Keuangan
Akuntabilitas Jadi Kunci...
Akuntabilitas Jadi Kunci Keberlanjutan Industri Fintech
Setoran Pajak Digital...
Setoran Pajak Digital Awal 2026 Sentuh Rp50 Triliun, Segini Kontribusi Kripto hingga Fintech
Pasar Aset Digital Paling...
Pasar Aset Digital Paling Dinamis di Asia, 2 Investor Global Tanam Investasi di CAEX Vietnam
Empat Tahun Berturut-turut,...
Empat Tahun Berturut-turut, Bibit.id Raih Penghargaan Kemenkeu
Kala Nelayan Perempuan...
Kala Nelayan Perempuan di Sumba Go Digital, Buktikan Perempuan Bisa Berdaya 
Perang Fintech 2026...
Perang Fintech 2026 Makin Panas: DOKU dan 2C2P Buka Jalur Tol Pembayaran Lintas Negara
Di WEF 2026, Dirut BRI...
Di WEF 2026, Dirut BRI Ungkap Peluang Akselerasi Bisnis Fintech di Indonesia
Rekomendasi
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Polisi Tahan 2 Tersangka...
Polisi Tahan 2 Tersangka Baru Kasus TPPU Tambang Emas Ilegal
Berita Terkini
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved