Nasib Bisnis Angkutan Bus Menjelang Liburan Panjang

Selasa, 27 Oktober 2020 - 22:18 WIB
loading...
Nasib Bisnis Angkutan...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Ikatan Pengusaha Otobus Moda Indonesia (IPOMI) Kurnia Lesani Adnan mengatakan, belum ada lonjakan penumpang masyarakat yang berlibur pada perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW pada 28 Oktober 2020 hingga sore tadi. Menurut dia, tidak adanya lonjakan penumpang disebabkan karena masyarakat lebih cenderung menggunakan kendaraan pribadi. ( Baca juga:Polda Metro Jaya Minta Demo Selama Libur Panjang Tetap Tertib )

“Sampai sekarang kita di angkutan antar-kota antar-provinsi (AKAP) belum ada lonjakan. Ini karena sepertinya masyarakat lebih banyak menggunakan kendaraan pribadi daripada memanfaatkan angkutan bus,” ujar Kurnia dihubungi di Jakarta, Selasa (27/10/2020).

Penumpang angkutan bus terutama bus AKAP masih berada pada okupansi yang stagnan atau berkisar 30-40%. Adapun untuk armada yang dikerahkan mencapai 60% dari total armada. Kurnia memprediksi masyarakat masih masih merasa lebih aman menggunakan kendaraan sendiri di masa pandemi Covid-19 .

“Ya prediksi kita begitu, harusnya sosialisasi transportasi bus aman di masa pandemi mestinya digalakkan, dan memang kami menerapkan protokol kesehatan yang sesuai SOP,” ujarnya.

Dia menambahkan, masih ada harapan jumlah tingkat keterisian penumpang (load factor) pada angkutan bus bisa bertambah. “Sampai sore ini, data penjualan tiket dan pemesanan itu belum ada lonjakan sama sekali. Kalau di Agustus 60% unit kami beroperasi. Masuk september turun lagi. Okupansi hanya 20-30 persen. Oktober, ada peningkatan di angka 30-40%. Dan jumlah armada operasi, masih turun ke 40%. Hari ini saat long weekend, jumlah armada tak bertambah dengan load factor masih di kisaran 30-40%,” pungkasnya.

Sebelumnya, Badan Penelitian dan Pengembangan (Balibang) Kementerian Perhubungan juga telah menyatakan minat masyarakat untuk berlibur pada libur panjang Maulid diiprediksi minim. Hal itu mengacu pada survai yang dilakukan Balitbanghub yang menyebutkan 77% responden menyatakan tidak akan melakukan perjalanan. ( Baca juga:Antisipasi Pandemi, Dokter Spesialis dari UI Ini Sarankan Tunda Liburan )

Kepala Balitbanghub, Umiyatun Hayati Triastuti mengatakan, banyak alasan yang membuat masyarakat enggan berlibur atau melakukan perjalanan. “Mayoritas memilih di rumah saja. Faktor terbesar karena ini masih masa pandemi Covid-19. Jadi kebanyakan memilih untuk berada di rumah saja,” ucapnya.

Hasil survai Balitbanghub juga menyebutkan, jika masyarakat memilih liburan, angkutan yang dominan dipilih melakukan perjalanan adalah angkutan pribadi (64%), disusul angkutan pesawat udara (11,5%) serta sepeda motor (5,5%).
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
1,3 Juta Tiket Kereta...
1,3 Juta Tiket Kereta Ludes Terjual saat Libur Panjang hingga 1 Juni 2026
Libur Panjang Iduladha,...
Libur Panjang Iduladha, Kendaraan Keluar Jabotabek Melonjak 19%
1,09 Juta Kendaraan...
1,09 Juta Kendaraan Diprediksi Keluar Jabotabek pada Libur Iduladha 2026
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, 334.000 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Penumpang Whoosh Tembus 53.000
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
Libur Panjang Dongkrak...
Libur Panjang Dongkrak Kunjungan Mal, APPBI Optimistis Sektor Ritel Tetap Bergairah
50.342 Kendaraan dari...
50.342 Kendaraan dari Arah Trans Jawa Kembali ke Jakarta
Rekomendasi
Boni Hargens Lihat Polri...
Boni Hargens Lihat Polri Makin Humanis: Kunci Stabilitas Sosial Politik
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Pangdivif 2 Kostrad...
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Pimpin Sertijab Jabatan Strategis, Ini Namanya
Berita Terkini
Pengembangan CBG Perkuat...
Pengembangan CBG Perkuat Transisi dan Kemandirian Energi Nasional
Cerita Purbaya Ingin...
Cerita Purbaya Ingin Beli Harley Davidson Hasil Sitaan Negara, Tapi Dilarang Istri
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Melonjak Rp46.000 per Gram
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
Infografis
Rudal Oreshnik Rusia...
Rudal Oreshnik Rusia Tak Bisa Dicegat, Nasib Ukraina Mencemaskan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved