Lawan Covid-19, MNC Peduli Bersama Kemenparekraf Salurkan 100 Ribu Masker Kain
Jum'at, 08 Mei 2020 - 14:45 WIB
loading...
MNC Peduli mengandeng Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) membuat gerakan masker kain dengan melibatkan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di bidang fesyen. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Sejak virus Corona (covid-19) mewabah di Indonesia, persediaan Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker menjadi barang langka dan harganya sangat mahal. Padahal, masker merupakan APD yang sangat penting bagi tenaga medis dalam menangani pasien covid-19.
Melihat kondisi itu, MNC Peduli mengandeng Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) membuat gerakan masker kain dengan melibatkan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di bidang fesyen. Tujuannya, agar dapat mengurangi pembelian masker medis di masyarakat.
Plt Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf, Josua Simanjuntak mengatakan, saat ini APD seperti masker sangat dibutuhkan sekali oleh para tenaga medis. Untuk itu kata Josua, gerakan masker kain ini diharapkan dapat mengurangi pemakaian dan pembelian masker medis.
"Selain mengurangi penggunaan masker medis, gerakan ini juga membantu sektor ekonomi kreatif khususnya di bidang fesyen," ujar Josua di Jakarta, Jumat (8/5/2020).
Gerakan masker kain yang dibuat MNC Peduli dan Kemenparekraf ini, dapat dilakukan dari berkat hasil penggalangan dana sebesar Rp500 juta melalui #KamiBisaKamiPeduli. Dari gerakan ini akan dibagikan 100 ribu masker untuk para perkerja pariwisata (PHRI) dan perkerja publik (Transjakarta dan MRT Jakarta).
Melihat kondisi itu, MNC Peduli mengandeng Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) membuat gerakan masker kain dengan melibatkan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di bidang fesyen. Tujuannya, agar dapat mengurangi pembelian masker medis di masyarakat.
Plt Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf, Josua Simanjuntak mengatakan, saat ini APD seperti masker sangat dibutuhkan sekali oleh para tenaga medis. Untuk itu kata Josua, gerakan masker kain ini diharapkan dapat mengurangi pemakaian dan pembelian masker medis.
"Selain mengurangi penggunaan masker medis, gerakan ini juga membantu sektor ekonomi kreatif khususnya di bidang fesyen," ujar Josua di Jakarta, Jumat (8/5/2020).
Gerakan masker kain yang dibuat MNC Peduli dan Kemenparekraf ini, dapat dilakukan dari berkat hasil penggalangan dana sebesar Rp500 juta melalui #KamiBisaKamiPeduli. Dari gerakan ini akan dibagikan 100 ribu masker untuk para perkerja pariwisata (PHRI) dan perkerja publik (Transjakarta dan MRT Jakarta).
Lihat Juga :