Inovasi Teknologi Jadi Kunci AP II Hadapi Tantangan Covid-19
Senin, 02 November 2020 - 02:00 WIB
loading...
A
A
A
Ia menambahkan, teknologi baru yang dikenalkan di tengah pandemi ini melengkapi teknologi yang sudah digunakan sebelum adanya pandemi, yaitu antara lain Airport Operation Control Center (AOCC) di Bandara Soekarno-Hatta dan Terminal Operation Center (TOC) di bandara lain, yang merupakan infrastruktur berbasis teknologi informasi guna memastikan operasional bandara berjalan lancar di kondisi apapun termasuk saat pandemi.
“Di dalam AOCC tersebut, kami juga mengembangkan sistem teknologi informasi, yakni Airport Collaborative Decision Making [A-CDM] yang mulai digunakan saat pandemi ini untuk membuat operasional penerbangan efektif dan efisien,” jelasnya.
Di kawasan Bandara Soekarno-Hatta, perseroan memiliki Airport Learning Center sebagai pusat pelatihan yang dilengkapi teknologi modern guna mendukung PT Angkasa Pura II menjadi Digitally Ready Enterprise. ( Baca juga:Penentu Kemenangan Kontra Udinese, Pioli: Ibra Paham Dia Penting )
"Sejak 4 tahun lalu AP II memulai transformasi digital sehingga di tengah pandemi ini kami cepat beradaptasi dengan menghadirkan layanan berbasis teknologi serta didukung teknologi eksisting sehingga seluruh bandara bisa tetap beroperasi dan menjaga tingkat pelayanan." ungkap Muhammad Awaluddin.
“Di dalam AOCC tersebut, kami juga mengembangkan sistem teknologi informasi, yakni Airport Collaborative Decision Making [A-CDM] yang mulai digunakan saat pandemi ini untuk membuat operasional penerbangan efektif dan efisien,” jelasnya.
Di kawasan Bandara Soekarno-Hatta, perseroan memiliki Airport Learning Center sebagai pusat pelatihan yang dilengkapi teknologi modern guna mendukung PT Angkasa Pura II menjadi Digitally Ready Enterprise. ( Baca juga:Penentu Kemenangan Kontra Udinese, Pioli: Ibra Paham Dia Penting )
"Sejak 4 tahun lalu AP II memulai transformasi digital sehingga di tengah pandemi ini kami cepat beradaptasi dengan menghadirkan layanan berbasis teknologi serta didukung teknologi eksisting sehingga seluruh bandara bisa tetap beroperasi dan menjaga tingkat pelayanan." ungkap Muhammad Awaluddin.
(uka)
Lihat Juga :