Koleksi 8 Saham Ini Saat IHSG Diprediksi Menguat di Awal Pekan
Senin, 02 November 2020 - 08:19 WIB
loading...
A
A
A
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 9500 – 9700, dengan target harga secara bertahap di level 9975, 11075 dan 12200. Support: 9500 & 9125.
6. PSAB
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 204 - 210, dengan target harga secara bertahap di level 226, 236, 262 dan 290. Support: 204 & 196.
7.TKIM,
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat beberapa pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 6025 – 6125, dengan target harga secara bertahap di level 6300, 6525 and 7425. Support: 6025 & 5600.
8. WSBP
Terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 153 – 156, dengan target harga secara bertahap di level 163, 216, 270 dan 324. Support: 150 & 134.
6. PSAB
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 204 - 210, dengan target harga secara bertahap di level 226, 236, 262 dan 290. Support: 204 & 196.
7.TKIM,
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat beberapa pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 6025 – 6125, dengan target harga secara bertahap di level 6300, 6525 and 7425. Support: 6025 & 5600.
8. WSBP
Terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 153 – 156, dengan target harga secara bertahap di level 163, 216, 270 dan 324. Support: 150 & 134.
(akr)
Lihat Juga :