Genjot Belanja Akhir Tahun

Selasa, 03 November 2020 - 06:05 WIB
loading...
A A A
“Karena itu, agar ini dikejar di kuartal keempat dan kuartal pertama. Bulan Januari, Februari, Maret sudah mulai bergerak lagi,” ujarnya. (Baca juga: 49 Hari Operasi Yustisi, Tim Gabungan Tindak 10 Juta Pelanggar)

Perlu diketahui, target investasi di bawah 5% disampaikan Jokowi pada rapat terbatas akhir Agustus lalu. Saat itu dia mengatakan bahwa salah satu langkah untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi adalah investasi.

Untuk itu, dia meminta agar Menko Marinves Luhut Binsar Pandjaitan menjaga angka pertumbuhan investasi Indonesia agar tidak semakin merosot. “Jangan sampai investasi itu tumbuhnya minus di atas 5%,” katanya saat membuka rapat terbatas di Istana Merdeka (24/8/2020).

Sebagai informasi saat itu pertumbuhan investasi Indonesia ada di minus 8%. Dia mengatakan tidak masalah jika memang belum dapat plus, tapi jangan melebihi angka toleransinya yakni minus 5%. “Usahakan betul-betul bisa. Kalau tidak bisa plus, ya jangan sampai di atas 5% minusnya. Kuncinya di situ,” ucap Jokowi.

Pada rapat tersebut Jokowi bahkan mengaku sudah berbicara dengan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia terkait peningkatan sektor investasi Indonesia. Dia menyebut Bahlil menyanggupi merealisasikan target investasi sebesar Rp.213 triliun. “Kepala BKPM Pak Bahlil sudah menyanggupi Rp213 triliun untuk betul-betul terealisasi sehingga bisa mendongkrak growth kita,” katanya. (Baca juga: Harga Cabai Makin Pedas, Daya Beli Bisa Amblas)

Di sela-sela rendahnya investasi, ada kabar baik dari Amerika Serikat (AS). Apa gerangan? Jokowi mengungkapkan Indonesia telah mendapatkan perpanjangan pemberian fasilitas bebas bea masuk atau generalized system of preferences (GSP) oleh Amerika Serikat (AS). Menurutnya, Indonesia merupakan satu-satunya negara di Asia yang mendapatkan perpanjangan.

Sebelumnya AS sempat akan mengeluarkan Indonesia sebagai penerima GSP karena dianggap sudah bukan lagi negara berkembang. Namun, kemarin Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) memastikan AS akan memperpanjangnya.

“Ini menjadi kesempatan karena kita adalah satu-satunya negara di Asia yang mendapatkan fasilitas ini. Dan, kita harapkan ekspor kita akan bisa naik melompat karena fasilitas GSP diberikan kepada kita,” katanya.

Dia pun berharap momen ini digunakan Indonesia untuk menggaet lebih banyak investor karena produk Indonesia mampu masuk ke pasar AS.

“Syukur-syukur ini dipakai kesempatan untuk menarik investasi karena kita ada fasilitas itu sehingga orang ingin mendirikan industri, pabrik, perusahaan di Indonesia akan menjadi lebih menarik karena untuk masuk ke Amerika, kita diberikan fasilitas dari Amerika,” tuturnya. (Lihat videonya: Gubernur DKI Umumkan Kenaikan UMP di Tengah Pandemi)

Perlu diketahui, perpanjangan GSP ini menjadi salah satu perbincangan saat kunjungan Menlu AS Mike Pompeo ke Indonesia. Harapan perpanjangan GSP disampaikan Presiden Jokowi saat bertemu Pompeo. (Dita Angga/Faorick Pakpahan)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Periode Penting dalam Investasi Waran Terstruktur
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
Defisit APBN Semester...
Defisit APBN Semester I 2026 Capai Rp196,5 Triliun
Perusahaan Tiongkok...
Perusahaan Tiongkok Perkuat SDM Jaga Investasi di Indonesia
Mendagri Paparkan Kinerja...
Mendagri Paparkan Kinerja Anggaran Kemendagri yang Tetap Optimal di Tengah Efisiensi
Rekomendasi
Fiscal Dominance dan...
'Fiscal Dominance' dan Depresiasi Rupiah
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
Tantri Kotak Nyaris...
Tantri Kotak Nyaris Dipeluk Penonton, Arda Naff Buka Suara
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved