Luhut Sebut Investasi China Masih Terus Berlanjut

Rabu, 15 April 2020 - 23:37 WIB
loading...
Luhut Sebut Investasi...
Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan investasi asal China di Indonesia masih terus berlanjut. Namun, kata dia, saat ini investor China memilih melakukan penjadwalan ulang (reschedule) seiring dengan masih masifnya penyebaraan virus corona (Covid-19).

"Akan ada reschedule tapi enggak ada satu proyek mundur dari Indonesia. Malah ada yang (investor China) nanya ke kami dalam keadaan sekarang. Jadi saya pikir enggak ada masalah," ujar Luhut di Jakarta, Rabu (15/4/2020).

Luhut menerangkan mengenai ramainya pemberitaan pekerja China yang masuk ke Indonesia bukan ilegal namun resmi. Menurut dia, semua pekerja China sudah memenuhi semua aturan untuk masuk ke Indonesia.

Terkait hebohnya 49 tenaga kerja asal China yang datang di Kendari, Sulawesi Tenggara, saat masa pandemi, kata Luhut, mereka bukan ilegal.

"Soal pekerja China, orang datang itu tidak nyelundup saja, kita pasti tau, kan ada visa. Yang kemarin itu kan tidak ada yang salah juga, sudah diminta Kemenkumham," bebernya.

Luhut pun menegaskan dirinya tidak ada campur tangan perihal masuknya 49 pekerja China ke Kendari. "Katanya saya ikut campur, tidak ada itu," tegas Luhut.

Dia juga menampik kabar bahwa banyak tenaga kerja China berada di Morowali, Sulawesi Tengah. Menurut Luhut, tenaga kerja China di sana tidak mendominasi. Dari 40.000 tenaga kerja di Morowali, hanya 3.000 yang berasal dari China.

"Jadi begini, ini pembodohan, tunjukan saja dimana? Katanya di Morowali ada banyak pekerja China, saya ke sana, lihat, Jumlahnya hanya 3.000 dari 40.000," tandasnya.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD,...
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD, Luhut Ingatkan OJK Punya Tugas Tambahan
Luhut Buka Suara Soal...
Luhut Buka Suara Soal Gonjang-ganjing Bursa Saham RI: Investor Global Masih Wait and See
Qavah Group Fasilitasi...
Qavah Group Fasilitasi Ekspansi Investor China ke Pasar Indonesia
Prabowo dan Luhut Bertemu...
Prabowo dan Luhut Bertemu Empat Mata di Istana, Ini yang Dibahas
Luhut Lapor Prabowo:...
Luhut Lapor Prabowo: Iran Tak Mungkin Tutup Selat Hormuz Seterusnya
Luhut Ungkap Informasi...
Luhut Ungkap Informasi Intelijen: Drone Bawah Air Iran Siap Hancurkan Kapal Tanker AS
Prabowo Subianto Kunjungi...
Prabowo Subianto Kunjungi Luhut Binsar Pandjaitan di Hari Natal
Tukang Sapu TKA China...
Tukang Sapu TKA China di PT IMIP Digaji Rp18,7 Juta per Bulan
Said Didu Singgung Luhut...
Said Didu Singgung Luhut soal Proyek Whoosh Bermasalah Sejak Awal: Dia Tahu Busuk Kenapa Tidak Dihentikan
Rekomendasi
Kabar Bahagia, Amanda...
Kabar Bahagia, Amanda Manopo dan Kenny Austin Umumkan Kelahiran Anak Pertama
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Infografis
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Timnas Indonesia vs Timnas China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved