Dorong Pemulihan Pariwisata, Traveloka Hadirkan Epic Sale 2020
Rabu, 04 November 2020 - 18:18 WIB
loading...
Wisatawan menikmati objek wisata di Bali. Foto/Dok SINDO
A
A
A
JAKARTA - Memasuki bulan ke-8 pasca merebaknya Covid-19 , Indonesia sudah kembali bersiap untuk langkah-langkah strategis pemulihan ekonomi negara, salah satunya dengan membangkitkan sektor pariwisata Tanah Air yang tengah lesu akibat dari pandemi melalui kampanye seperti InDOnesia CARE dan #DiIndonesiaAja.
Deputi Bidang Pemasaran, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) Nia Niscaya mengatakan, pariwisata basisnya adalah pergerakan manusia. Saat pandemi, pergerakan menjadi terbatas sehingga akan berdampak negatif terhadap sektor pariwisata.
"Namun di sisi lain, kita tetap harus menjaga hangatnya mesin perekonomian. Maka dari itu Kemenparekraf mengeluarkan protokol Clean, Health, Safety and Environment sustainability (CHSE) melalui kampanye InDOnesia CARE / I DO CARE untuk menyertifikasi dan menjamin seluruh industri pariwisata telah menerapkan protokol-protokol CHSE. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan dan rasa aman bagi wisatawan," ujarnya, Rabu (4/11/2020).
(Baca juga: Pulihkan Pariwisata Pascapandemi, Wamen Angela: Fokus ke Wisnus Dulu )
Kemenparekraf telah meluncurkan kampanye #DiIndonesiaAja yang bertujuan untuk mendorong pergerakan dari mulai titik terdekat hingga antar pulau di Indonesia. "Pergerakan wisatawan #DiIndonesiaAja diharapkan dapat membangun kembali perekonomian melalui konsumsi sektor pariwisata di destinasi," jelas Nia.
Deputi Bidang Pemasaran, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) Nia Niscaya mengatakan, pariwisata basisnya adalah pergerakan manusia. Saat pandemi, pergerakan menjadi terbatas sehingga akan berdampak negatif terhadap sektor pariwisata.
"Namun di sisi lain, kita tetap harus menjaga hangatnya mesin perekonomian. Maka dari itu Kemenparekraf mengeluarkan protokol Clean, Health, Safety and Environment sustainability (CHSE) melalui kampanye InDOnesia CARE / I DO CARE untuk menyertifikasi dan menjamin seluruh industri pariwisata telah menerapkan protokol-protokol CHSE. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan dan rasa aman bagi wisatawan," ujarnya, Rabu (4/11/2020).
(Baca juga: Pulihkan Pariwisata Pascapandemi, Wamen Angela: Fokus ke Wisnus Dulu )
Kemenparekraf telah meluncurkan kampanye #DiIndonesiaAja yang bertujuan untuk mendorong pergerakan dari mulai titik terdekat hingga antar pulau di Indonesia. "Pergerakan wisatawan #DiIndonesiaAja diharapkan dapat membangun kembali perekonomian melalui konsumsi sektor pariwisata di destinasi," jelas Nia.
Lihat Juga :