Ramai-ramai Boikot Produk Prancis, Pengusaha Ritel Kekeuh Tetap Jual

Kamis, 05 November 2020 - 08:31 WIB
loading...
Ramai-ramai Boikot Produk...
Kalangan pebisnis retail dalam Asosiasi Pengusaha Ritel seluruh Indonesia (APRINDO) menyatakan tidak akan mencabut produk dagangan yang berasal dari Prancis di seluruh toko yang tersebar di Indonesia. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kalangan pebisnis retail yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Ritel seluruh Indonesia (APRINDO) menyatakan tidak akan mencabut produk dagangan yang berasal dari Prancis di seluruh toko yang tersebar di Indonesia. Hal ini menyusul adanya seruan boikot produk asal Prancis oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

(Baca Juga: Pengusaha Ritel: Hak Konsumen Mau Boikot atau Tidak Produk Prancis )

Ketua Umum Roy N Mandey menyatakan, selama tidak ada larangan dari pemerintah pusat maupun daerah, maka pihaknya tidak akan melakukan pemboikotannya. Hal ini menandakan bahwa apa yang dilakukan oleh pihaknya tak melanggar hukum.

"Pada prinsipnya kita akan ikuti arahan pemerintah. Artinya, kemarin ini kan tidak ada arahan boikot, bahkan jelas pak presiden mengecam mengenai pernyataan presiden prancis," ujarnya kepada MNC News Portal di Jakarta.

Menurut dia, kejadian kekerasan yang ada di Prancis tak sinkron bila membalas dengan menghambat perdagangan kedua negara. Sebab aksi terorisne dilalukan seorang, bukan terkait perdagangan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Watsons Apotek Bintaro...
Watsons Apotek Bintaro Sektor 9 Resmi Dibuka, Perkuat Jaringan Health & Beauty Retail di Indonesia
Makeover Massal, 7-Eleven...
Makeover Massal, 7-Eleven Resmi Tutup 600 Toko Tahun Ini
Kehadiran Ritel Premium...
Kehadiran Ritel Premium Dituntut Hadirkan Nilai Lebih untuk Pelanggan
Efek Nataru, Penjualan...
Efek Nataru, Penjualan Ritel Tumbuh Tertinggi dalam Dua Tahun
Hadirkan Solusi Ritel...
Hadirkan Solusi Ritel Cerdas di NRF Europe 2025
Beasiswa S1 Alfamidi...
Beasiswa S1 Alfamidi Jadi Strategi Cetak SDM Unggul di Industri Ritel Modern
Minimarket, Warung,...
Minimarket, Warung, dan Emosi yang Perlu Didisiplinkan
Bahtsul Masail Cirebon...
Bahtsul Masail Cirebon Jelaskan Soal Masalah Produk Air Minum dengan Israel
Rekomendasi
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Berita Terkini
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
Infografis
10 Alasan Revolusi Prancis...
10 Alasan Revolusi Prancis Jadi Simbol Perlawanan Rakyat terhadap Tirani dan Ketidakadilan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved