Ekonomi RI Resesi, Efek Penundaan Proyek Infrastruktur?

Jum'at, 06 November 2020 - 06:16 WIB
loading...
Ekonomi RI Resesi, Efek...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Ekonomi Indonesia masih mengalami minus pada kuartal III-2020 sebesar -3,49%. Hal ini menyusul masih adanya perlambatan di beberapa sektor yang menjadi salah satu pendorong perekonomian.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, salah satu yang masih mengalami perlambatan adalah sektor konstruksi. Hal ini dikarenakan ada beberapa proyek infrastruktur yang mengalami penundaan akibat pandemi.

“Komponen bangunan masih sedikit melambat meskipun keberlanjutan proyek-proyek pembangunan fisik yang sempat tertunda saat ini sudah secara bertahap mulai berjalan lagi,” ujarnya dalam konferensi pers virtual, Kamis (5/11/2020).

(Baca juga: Ini Alasan Anies Gunakan Dana Pinjaman Pemerintah Pusat untuk Infrastruktur )

Meskipun begitu lanjut Sri Mulyani, saat ini beberapa proyek infrastruktur sudah mulai dikerjakan lagi. Diharapkan hal tersebut bisa memperbaiki kinerja investasi yang sempat lesu akibat pandemi.

Di samping pemerintah juga melakukan perbaikan regulasi untuk mendongkrak investasi. Seperti misalnya Undang-undang Cipta Kerja hang diharapkan bisa mempermudah dunia usaha.

“Dengan langkah-langkah tersebut kita harapkan investasi akan terus membaik iklim investasi dan berbagai regulasi yang memudahkan dunia usaha,” ucapnya.

Di sisi lain, pemerintah juga terus mendorong konsumsi rumah tangga yang diharapkan bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi di triwulan akhir 2020. Misalnya adalah dengan terus mendorong penemuan vaksi covid-19 sehingga membuat kelompok menengah atas bisa kembali spending uangnya.

“Perbaikan kinerja ekonomi nasional baik dari sisi konsumsi dan investasi diharapkan terus berjalan, meningkat, dan terakselerasi,” ucapnya.

(Baca juga: Ekonomi RI Resesi Gara-gara Horang Kayah Belum Jorjoran Belanja )

Secara keseluruhan lanjut Sri Mulyani, agregat demand atau sisi permintaan yang kedua yaitu pembentukan modal tetap domestik bruto (PMTDB) mengalami perbaikan dari Kuartal kedua sebesar minus 8,6% menjadi min 6, 5% di Kuartal ketiga.

Hal ini didukung oleh berbagai indikator investasi seperti penjualan semen, penjualan kendaraan niaga, dan impor barang modal yang mengalami perbaikan.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
TNI Hidupkan Desa yang...
TNI Hidupkan Desa yang Lama 'Mati Suri' di Pedalaman Jambi
Turun ke Lapangan, Danrem...
Turun ke Lapangan, Danrem 042/Gapu Pastikan TMMD Tepat Sasaran
Rekomendasi
Anang Hermansyah Kompak...
Anang Hermansyah Kompak Wisuda Bareng Ashanty dan Azriel di UNAIR, Raih Gelar S2 dan S3
Piala Dunia 2026: Jepang...
Piala Dunia 2026: Jepang 2 Kali Koyak Gawang Tunisia di Babak Pertama
Kelab Pantai Favorit...
Kelab Pantai Favorit di Bali, Klive Beach Club Menjadi Ikon Baru Uluwatu
Berita Terkini
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved