BTN Siap Kerja Sama dengan Perusahaan Jepang di Sektor Perumahan
Sabtu, 07 November 2020 - 11:26 WIB
loading...
A
A
A
Pahala menjelaskan, BTN dan JBIC masih merundingkan sejumlah poin penting dan akan segera dimatangkan. Poin penting tersebut antara lain jumlah pinjaman yang akan diberikan JBIC kepada Bank BTN, suku bunga pinjaman dan penyaluran pembiayaan.
Pinjaman jangka Panjang sebagai dana pendamping BTN dalam pembiayaan perumahan adalah dengan skema unrevolving atau tidak bergulir. Semua pinjaman dalam bentuk dolar AS (USD) nantinya akan dilakukan swap ke dalam bentuk rupiah agar lebih efisien bagi BTN. (Lihat videonya: Pemda DKI Jakarta Berencana Perpanjang PSBB Transisi)
“Kami masih membahas apakah pinjaman JBIC untuk pinjaman konstruksi bagi proyek properti sejumlah pengembang Jepang yang akan bekerjasama dengan BUMN Properti di Indonesia, atau akan disalurkan dalam bentuk KPR atau KPA yang akan dikucurkan Bank BTN untuk konsumen yang membeli proyek properti hasil kolaborasi BUMN Properti Indonesia dengan developer Jepang,” jelas Pahala.
Untuk pinjaman konstruksi properti, jelas Pahala, dana pinjaman tersebut diharapkan dapat mengalir ke proyek perumahan yang menyasar segmen menengah ke atas atau proyek properti Transit Oriented Development atau TOD. (Rakhmat Baihaqi)
Pinjaman jangka Panjang sebagai dana pendamping BTN dalam pembiayaan perumahan adalah dengan skema unrevolving atau tidak bergulir. Semua pinjaman dalam bentuk dolar AS (USD) nantinya akan dilakukan swap ke dalam bentuk rupiah agar lebih efisien bagi BTN. (Lihat videonya: Pemda DKI Jakarta Berencana Perpanjang PSBB Transisi)
“Kami masih membahas apakah pinjaman JBIC untuk pinjaman konstruksi bagi proyek properti sejumlah pengembang Jepang yang akan bekerjasama dengan BUMN Properti di Indonesia, atau akan disalurkan dalam bentuk KPR atau KPA yang akan dikucurkan Bank BTN untuk konsumen yang membeli proyek properti hasil kolaborasi BUMN Properti Indonesia dengan developer Jepang,” jelas Pahala.
Untuk pinjaman konstruksi properti, jelas Pahala, dana pinjaman tersebut diharapkan dapat mengalir ke proyek perumahan yang menyasar segmen menengah ke atas atau proyek properti Transit Oriented Development atau TOD. (Rakhmat Baihaqi)
(ysw)
Lihat Juga :