Pandemi Bikin Pola Konsumsi Pangan Berubah, Awas Ancam Daya Serap Produk Petani
Senin, 09 November 2020 - 21:10 WIB
loading...
A
A
A
(Baca Juga: Jumlah Penduduk Bertambah, Sektor Pertanian Kian Penting )
"Terjadi pula perubahan transaksi dari offline ke online. Untuk itu, kami membuka kesempatan seluas-luasnya kepada para kelompok tani untuk melahirkan start up bidang distribusi pangan. Kami juga bekerja sama dengan marketplace untuk memasarkan produk-produk petani kita," tuturnya.
Agung menambahkan, pihaknya terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga kapasitas dan kemampuan produksi petani. Selain itu, memfasilitasi kelancaran arus perdagangan pangan dan produk pertanian.
"Langkah-langkah yang kami lakukan antara lain peningkatan kapasitas produksi, perluasan area tanaman baru, diversifikasi pangan lokal berbasis kearifan lokal, pemanfaatan pangan lokal, dan pemanfaatan lahan pekarangan dan urban farming," tandasnya.
"Terjadi pula perubahan transaksi dari offline ke online. Untuk itu, kami membuka kesempatan seluas-luasnya kepada para kelompok tani untuk melahirkan start up bidang distribusi pangan. Kami juga bekerja sama dengan marketplace untuk memasarkan produk-produk petani kita," tuturnya.
Agung menambahkan, pihaknya terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga kapasitas dan kemampuan produksi petani. Selain itu, memfasilitasi kelancaran arus perdagangan pangan dan produk pertanian.
"Langkah-langkah yang kami lakukan antara lain peningkatan kapasitas produksi, perluasan area tanaman baru, diversifikasi pangan lokal berbasis kearifan lokal, pemanfaatan pangan lokal, dan pemanfaatan lahan pekarangan dan urban farming," tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :